Polda Bali Kirim 110 Brimob BKO Karhutla Kalimantan Barat
Polda Bali memberangkatkan 110 personel Satuan Brimob melalui skema Bawah Kendali Operasi untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Denpasar — Polda Bali memberangkatkan 110 personel Satuan Brimob untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat pada Senin, 24 Agustus 2026.
Upacara pelepasan pasukan dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung. Satu kompi pasukan ini dipimpin PS Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha.
Menurut pemberitaan RRI Denpasar dan Detik, 110 personel Brimob Polda Bali akan bergabung dengan 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri yang diberangkatkan dari Kalimantan Timur sehingga total kekuatan BKO di Kalimantan Barat mencapai 300 personel.
Arahan Kapolda Bali
Kapolda Bali Daniel Adityajaya menyatakan pengiriman pasukan Brimob merupakan bentuk dukungan Polri dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan serta melindungi masyarakat dari dampak karhutla.
Dalam arahannya, Daniel meminta seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional dan humanis serta menjaga kekompakan selama penugasan. Ia menekankan agar anggota mengutamakan keselamatan di lapangan, menjaga kesehatan, dan membawa nama baik Polda Bali selama berada di Kalimantan Barat.
Pengerahan satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Satbrimob Polda Bali ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.
Rincian pengerahan personel
Sejumlah media nasional dan lokal mencatat komposisi pengerahan pasukan BKO Brimob ke Kalimantan Barat sebagai berikut:
- 110 personel Satuan Brimob Polda Bali.
- 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri yang diberangkatkan dari Kalimantan Timur.
- Total 300 personel Brimob tambahan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan, ratusan personel Brimob tersebut diperbantukan di bawah kendali Polda Kalimantan Barat untuk memperkuat operasi darat penanganan karhutla, termasuk pencegahan dan pemadaman di wilayah rawan lahan gambut.
Wilayah prioritas penanganan karhutla
Polda Kalimantan Barat menempatkan 300 personel BKO Brimob di delapan wilayah prioritas yang dinilai membutuhkan penguatan penanganan karhutla. Delapan daerah tersebut adalah Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Bengkayang, Sanggau, dan Melawi.
Dansatgas Brimob II Kombes Pol Iwan Hidayat menjelaskan 110 personel Brimob Polda Bali diperbantukan dalam Operasi Aman Nusa II Karhutla dan disebar di delapan polres di Kalimantan Barat, salah satunya Polres Kubu Raya. Di wilayah Kubu Raya, pasukan BKO Brimob, termasuk personel dari Polda Bali, turut memperkuat apel gelar pasukan Operasi Aman Nusa II dan kegiatan pemadaman karhutla.
RRI melaporkan personel Brimob Polda Bali yang tergabung dalam Satgas BKO Polda Kalbar bergerak cepat membantu pemadaman karhutla di Desa Limbung, wilayah hukum Polres Kubu Raya, pada 28 Agustus 2026. Media lokal lainnya mencatat personel Brimob Polda Bali turut berjibaku memadamkan api di sejumlah titik panas di Kalimantan Barat, termasuk wilayah Kubu Raya dan sekitarnya.
Pengerahan lintas daerah ini menambah kekuatan penanganan karhutla di Kalimantan Barat tanpa mengubah status komando, karena seluruh personel BKO berada di bawah kendali operasi Polda Kalbar dan satuan tugas Polri terkait.
Sumber
Berita berikutnya
Jaksa Agung Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Lewat Aslinmas dan Abpednas Bali
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa dan kesadaran hukum saat mengukuhkan pengurus Aslinmas dan Abpednas…

