Bali Aktual

Selasa, 22 September 2026

Klungkung dan Kemensos Matangkan PPSE Rp5 Juta per Keluarga

Pemkab Klungkung dan Kementerian Sosial membahas pemutakhiran data sosial, Sekolah Rakyat, dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi. Gambar dibuat dengan kecerdasan buatan, bukan foto peristiwa.
Ilustrasi. Gambar dibuat dengan kecerdasan buatan, bukan foto peristiwa. · Foto: Ilustrasi AI

Klungkung — Pemerintah Kabupaten Klungkung menyiapkan pemutakhiran data sosial dan program pemberdayaan keluarga miskin bersama Kementerian Sosial di Jakarta, Kamis, 10 September 2026. Dalam audiensi itu, Kementerian Sosial menawarkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dengan dukungan usaha sebesar Rp5 juta untuk setiap keluarga penerima manfaat.

Menurut pemberitaan media nasional, PPSE diarahkan bagi keluarga penerima manfaat yang dinilai siap mengembangkan usaha agar bertahap mandiri dan keluar dari ketergantungan bantuan sosial. Bentuk usaha dapat disesuaikan dengan potensi dan kemampuan setempat, antara lain di bidang peternakan, perikanan, budidaya, serta kegiatan produktif lainnya.

Audiensi Bupati Klungkung I Made Satria dan jajaran dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat. Pemerintah daerah menyampaikan komitmen mempercepat pengentasan kemiskinan dan menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan program prioritas nasional. Wakil Menteri Sosial mengapresiasi langkah proaktif tersebut dan mendorong percepatan pemutakhiran data perlindungan sosial di Klungkung.

Sinkronisasi data dan pengawasan bantuan

Dalam pertemuan itu, fokus pembahasan meliputi sinkronisasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penanganan kendala integrasi data sosial di daerah, serta pengawasan penyaluran bantuan. Menurut Bupati I Made Satria, pemutakhiran dan keterpaduan data diperlukan agar program perlindungan sosial lebih tepat sasaran dan berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Kementerian Sosial mendorong Dinas Sosial Klungkung berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan pendamping Program Keluarga Harapan untuk memetakan keluarga yang memenuhi kriteria PPSE. Melalui pemetaan tersebut, keluarga penerima manfaat yang memiliki kesiapan usaha diharapkan dapat memanfaatkan dukungan modal Rp5 juta untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.

Kementerian Sosial juga menyoroti potensi pariwisata, pertanian, dan budidaya rumput laut di Klungkung sebagai basis pengembangan usaha bagi keluarga kurang mampu. Wilayah daratan dan kepulauan seperti Nusa Penida dinilai memiliki peluang ekonomi darat dan laut yang dapat dioptimalkan untuk memperkuat pendapatan rumah tangga.

Sekolah Rakyat dan pemberdayaan keluarga

Selain PPSE, audiensi di Jakarta turut membahas pematangan rencana pembentukan Sekolah Rakyat di Kabupaten Klungkung. Menurut keterangan pemerintah daerah, Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan formal gratis yang ditujukan bagi anak dari keluarga berpenghasilan rendah, dengan skema terpadu antara pendidikan anak dan pemberdayaan ekonomi orang tua.

Pemerintah Kabupaten Klungkung menyatakan kesiapan menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat di Klungkung Daratan dan Nusa Penida. Program ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mengintegrasikan akses pendidikan, renovasi rumah keluarga murid, dan bantuan PPSE sebesar Rp5 juta per keluarga orang tua murid. Pendekatan tersebut diharapkan membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui intervensi pendidikan dan ekonomi secara bersamaan.

Wakil Menteri Sosial mendorong Kabupaten Klungkung memanfaatkan program pemberdayaan sosial ekonomi dan memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui Kampung Siaga Bencana. Penguatan kesiapsiagaan dikaitkan dengan karakter Klungkung sebagai wilayah kepulauan dan pengalaman daerah itu dalam menangani pengungsi saat erupsi Gunung Agung.

Langkah koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial ini menempatkan pemutakhiran data, pemberdayaan ekonomi, dan perluasan akses pendidikan sebagai satu paket kebijakan untuk mengurangi kemiskinan di Klungkung.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.