Disdikbudpora Klungkung Rancang Retret Kepala Sekolah dengan TNI
Disdikbudpora Klungkung merancang retret bagi sekitar 155 kepala sekolah SD dan SMP dengan menggandeng TNI untuk latihan fisik.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Klungkung — Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Klungkung merancang program retret bagi sekitar 155 kepala sekolah SD dan SMP dengan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk latihan fisik.
Kepala Disdikbudpora Klungkung I Ketut Sujana menjelaskan, program ini ditujukan untuk meningkatkan kebugaran, semangat kerja, dan efektivitas kepala sekolah dalam memimpin satuan pendidikan di Kabupaten Klungkung.
Menurut Sujana, kepala sekolah menjalankan banyak pekerjaan administratif di dalam ruangan sehingga perlu menjaga kebugaran, daya tangkap, konsentrasi, dan energi agar dapat melaksanakan tugas secara optimal.
Rancangan kegiatan dan peserta
Retret direncanakan berlangsung delapan kali dalam satu bulan, atau sekitar satu pertemuan setiap pekan. Peserta akan digabung dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
Menurut penjelasan Sujana, jumlah peserta yang disasar sekitar 155 kepala sekolah SD dan SMP di Klungkung. Format kegiatan akan menggunakan metode yang disebut family room untuk pembagian kelompok.
Retret ini akan memadukan latihan fisik dengan permainan yang menuntut ketahanan tubuh, seperti kegiatan luar ruang semacam outbound dan pengelompokan (grouping), dengan porsi yang disesuaikan dengan usia peserta. Sujana menggambarkan rangkaian kegiatan secara bertahap, misalnya pertemuan pertama diisi dengan agenda kebugaran dan pertemuan berikutnya diisi permainan, berulang hingga delapan kali.
- Peserta: sekitar 155 kepala sekolah SD dan SMP.
- Frekuensi: delapan kali dalam sebulan, sekitar satu kali per pekan.
- Pelibatan TNI: direncanakan khusus untuk latihan fisik.
- Bentuk kegiatan: kebugaran, permainan, dan kegiatan luar ruang.
Sujana menyebut gagasan retret bagi kepala sekolah ini muncul setelah adanya retret bagi kepala daerah di tingkat nasional. Ia menilai pola retret yang menekankan kebugaran dan disiplin dapat diadaptasi untuk kepala sekolah agar semangat kerja mereka tetap terjaga.
Anggaran dan pelibatan TNI
Program retret kepala sekolah masih berada pada tahap pengkajian. Menurut Sujana, Disdikbudpora Klungkung tengah mengkaji tujuan, manfaat, pelaksanaan, dan skema pendanaan sebelum rancangan diajukan kepada Bupati Klungkung untuk mendapatkan persetujuan.
Terkait pendanaan, Sujana menyatakan membuka kemungkinan pelibatan pihak ketiga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Nilai anggaran dan sumber pembiayaan belum diputuskan.
Pelaksanaan program disebut masih memerlukan koordinasi dengan para kepala sekolah dan pihak terkait. Bentuk kerja sama resmi dengan TNI juga belum dijelaskan secara rinci, selain keterlibatan mereka dalam porsi latihan fisik.
Pelibatan TNI dibatasi pada dukungan latihan fisik dalam kegiatan retret. Belum ada keterangan resmi mengenai materi lain seperti kepemimpinan atau pelatihan kedisiplinan.
Kepala SDN 4 Kusamba, I Dewa Made Wahyudi Ade Kusuma, mendukung rencana retret tersebut dan menilai program bersama dapat membantu kepala sekolah menjaga kebugaran serta memberi teladan pola hidup sehat kepada siswa.
Konteks kebijakan pendidikan di Klungkung
Disdikbudpora Klungkung sebelumnya tercatat aktif mendorong peningkatan mutu kepala sekolah dan guru, antara lain melalui penyiapan draf calon kepala sekolah definitif untuk mengisi kekosongan jabatan di sekolah dasar. Upaya seperti retret kepala sekolah ditempatkan sebagai bagian dari penguatan peran kepala sekolah dalam tata kelola pendidikan di daerah.
Di tingkat kabupaten, Bupati Klungkung I Made Satria juga beberapa kali menekankan pentingnya pendidikan karakter dan dukungan pemerintah terhadap sarana belajar di sekolah. Program retret kepala sekolah yang menyoroti kebugaran dan disiplin fisik muncul di tengah agenda lebih luas mengenai peningkatan kualitas pendidikan di Klungkung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pemerintahan
ITS Hibahkan Teknologi Kelautan untuk Pelayaran Nusa Penida
Pemkab Klungkung menerima hibah transmitter AISITS dan perangkat lunak iStow dari ITS Surabaya untuk armada penyeberangan Kusamba–Nusa Penida.
Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga



