Bali Aktual

Selasa, 22 September 2026

Klungkung Bangun Gedung Fasilitas Olahraga Rp15,8 Miliar

Pemerintah Kabupaten Klungkung tengah membangun gedung fasilitas olahraga dua lantai di kawasan GOR Swecapura, Desa Gelgel. Proyek bernilai sekitar Rp15,8 miliar itu sudah mencapai 63,61 persen dan ditargetkan rampung pada 25 Desember 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Aula olahraga dalam ruangan yang luas dan kosong dengan matras di lantai serta lampu langit-langit.
Ilustrasi: Aula olahraga dalam ruangan yang luas dan kosong dengan matras di lantai serta lampu langit-langit. · Foto: Arto Suraj / Pexels

Semarapura — Pemerintah Kabupaten Klungkung membangun gedung fasilitas olahraga dua lantai di kawasan GOR Swecapura, Desa Gelgel, dengan nilai proyek sekitar Rp15,8 miliar. Menurut pemberitaan pada Minggu, 20 September 2026, progres pembangunan telah mencapai 63,61 persen dan sesuai kontrak proyek ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.

Bangunan ini disiapkan untuk mendukung pembinaan atlet serta menunjang kegiatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Klungkung. Lokasinya berada di kawasan GOR Swecapura Desa Gelgel, yang selama ini menjadi pusat kegiatan olahraga dan sekretariat KONI setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, menyatakan gedung tersebut tidak hanya dirancang untuk kegiatan KONI. Fasilitas itu akan dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan sejumlah cabang olahraga di Klungkung.

Fasilitas untuk sejumlah cabang olahraga

Menurut laporan media lokal, gedung dua lantai di sisi barat GOR Swecapura ini direncanakan menjadi pusat latihan bagi beberapa cabang olahraga, terutama cabang beladiri. Beberapa cabang yang disebut akan memanfaatkan fasilitas tersebut antara lain muay thai, pencak silat, taekwondo, tinju, dan bulu tangkis, serta cabang olahraga lain yang membutuhkan ruang latihan khusus.

Konsep bangunan dua lantai diharapkan menyediakan ruang latihan yang lebih memadai dan terpusat bagi atlet. Pemerintah daerah, melalui Dinas PUPRPKP Klungkung, menyampaikan bahwa pembangunan dipantau secara ketat agar mutu dan standar bangunan terjaga, sekaligus memenuhi target waktu penyelesaian.

Data utama proyek yang telah dipublikasikan sebagai berikut:

  • Nilai proyek: sekitar Rp15,84 miliar.
  • Lokasi: kawasan GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung.
  • Progres per 20 September 2026: 63,61 persen.
  • Mulai dikerjakan: akhir April 2026, dengan tanggal kontrak 30 April 2026.
  • Target selesai sesuai kontrak: 25 Desember 2026.

Dengan progres 63,61 persen, masih terdapat sekitar 36 persen pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum gedung dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Dinas PUPRPKP Klungkung menegaskan pengerjaan mengikuti jadwal kontrak dengan durasi 240 hari kalender sampai akhir Desember 2026.

Konteks pembangunan

Pembangunan gedung fasilitas olahraga di kawasan GOR Swecapura sejalan dengan rencana KONI Klungkung menjadikan area tersebut sebagai pusat latihan bersama berbagai cabang olahraga. Sebelumnya, pengurus KONI menyebutkan bahwa Gelgel dan GOR Swecapura difungsikan sebagai pusat kegiatan olahraga, sekaligus lokasi latihan bagi sejumlah cabang yang membutuhkan sarana memadai.

Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, dalam pemberitaan sebelumnya menjelaskan bahwa sport center untuk cabang beladiri direncanakan dibangun di kawasan GOR Swecapura dan ditargetkan dapat digunakan atlet mulai 2027. Fasilitas ini disiapkan untuk cabang muay thai, tinju, kickboxing, silat, karate, taekwondo, judo, dan beberapa cabang lain yang membutuhkan ruang latihan tertutup.

Pembangunan gedung baru ini juga melanjutkan upaya pemerintah daerah dan KONI Klungkung memperbaiki dan menambah fasilitas olahraga di Gelgel dan GOR Swecapura. Sebelumnya, wacana pembangunan sport center yang lebih besar sempat terkendala ketersediaan lahan, sehingga pengembangan dilakukan bertahap di kawasan yang sudah ada.

Menurut Dinas PUPRPKP Klungkung, gedung fasilitas olahraga yang tengah dibangun didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klungkung. Pemerintah daerah berharap gedung tersebut menjadi fasilitas representatif untuk pembinaan atlet, kegiatan olahraga lintas cabang, dan agenda kepemudaan di wilayah itu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.