BPBD Bali Perbarui Catatan 64 Titik Bencana pada 1–2 November
BPBD Bali memperbarui catatan menjadi 64 titik bencana pada 1–2 November 2026. Klungkung mencatat 10 titik, sementara Tabanan dan Buleleng masing-masing lima titik.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Laporan terbaru mencatat total 64 titik kejadian bencana di Bali pada 1–2 November 2026, dengan Klungkung mencapai 10 titik serta Tabanan dan Buleleng masing-masing lima titik.
Pembaruan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali menyebut kejadian tersebut tersebar di tujuh kabupaten, yaitu Gianyar, Badung, Buleleng, Bangli, Klungkung, Karangasem, dan Tabanan. Jenis dampaknya meliputi tanah longsor, pohon tumbang, jalan jebol, bangunan roboh, tembok jebol, senderan jebol, dan banjir.
Gianyar mencatat 15 titik, Karangasem 12 titik, Bangli 11 titik, Klungkung 10 titik, Badung enam titik, sedangkan Buleleng dan Tabanan masing-masing lima titik. Di Klungkung, laporan mencatat tujuh pohon tumbang, satu tanah longsor, satu jalan jebol, dan satu banjir.
64 titik mengubah kewaspadaan warga di tujuh kabupaten
Rincian wilayah menunjukkan risiko tidak hanya berada di kawasan yang mengalami longsor. Buleleng mencatat dua bangunan roboh, satu senderan jebol, satu tanah longsor, dan satu jalan jebol. Tabanan mencatat empat tanah longsor serta satu pohon tumbang. Di Badung, enam kejadian terdiri atas tiga tanah longsor, satu jalan jebol, satu pohon tumbang, dan satu tembok roboh.
Hujan ekstrem dilaporkan terjadi di Tabanan, Gianyar, Karangasem, dan Bangli. Klungkung mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem, sedangkan Badung mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Denpasar, Jembrana, dan Buleleng dilaporkan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kejadian sebelumnya di Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, menjadi konteks penting dalam rangkaian ini. Longsor di lokasi tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 1 November 2026 sekitar pukul 23.00 WITA, dan dua wisatawan masih dalam pencarian pada laporan terkait.
Bagi pembaca hari ini, informasi yang berubah adalah sebaran titik terdampak dan tingkat hujan per wilayah. Warga perlu memeriksa kondisi jalur sebelum bepergian, terutama di kawasan yang mengalami longsor, pohon tumbang, jalan jebol, atau banjir.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Berita utama hari ini

Baca juga




