Bus Listrik Hibah Korea Segera Diuji Coba di Bali
Sebelas bus listrik hibah Korea belum resmi beroperasi di Bali pada 5 November 2026. Uji coba gratis direncanakan mulai pekan depan melalui rute GOR Ngurah Rai–Universitas Udayana–GWK.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Sebelas unit bus listrik hibah Pemerintah Korea Selatan belum resmi melayani penumpang pada 5 November 2026, meski peluncurannya berlangsung pada 22 Oktober 2026. Uji coba operasional direncanakan mulai pekan depan pada Koridor 1 Trans Sarbagita, dengan rute GOR Ngurah Rai–Universitas Udayana–Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Pada tahap awal, 10 unit bus direncanakan beroperasi setiap hari, sedangkan satu unit lainnya menjadi cadangan. Layanan uji coba disiapkan tanpa tarif. Setiap bus direncanakan menempuh dua ritase atau perjalanan pulang-pergi sehingga tersedia 20 ritase setiap hari.
Rute berangkat dimulai dari GOR Ngurah Rai, melintasi Jalan Melati, Jalan Hayam Wuruk, Simpang Plaza Renon, Jalan Raya Puputan, dan Jalan Sudirman sebelum menuju halte Kampus Universitas Udayana. Perjalanan kemudian diteruskan ke GWK. Untuk arah sebaliknya, bus dari GWK menuju halte Sudirman lalu kembali melalui Jalan Raya Puputan.
Uji coba mengubah pilihan perjalanan harian di Denpasar dan Badung
Bagi pembaca di Kota Denpasar dan Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, perubahan yang paling langsung adalah tersedianya pilihan angkutan umum tanpa tarif pada jalur menuju Kampus Universitas Udayana dan GWK. Pembaca yang hendak naik tetap diimbau melakukan tap-in menggunakan kartu uang elektronik meskipun layanan uji coba tidak dikenai tarif.
Bus hibah ini merupakan bagian dari proyek Bali E-Mobility, kerja sama Pemerintah Republik Korea dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan Global Green Growth Institute (GGGI). Sebelas bus tersebut diluncurkan bersama enam fasilitas pengisian daya.
Fasilitas pengisian daya disiapkan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan kawasan GOR Ngurah Rai. Layanan ini ditujukan untuk menambah armada transportasi publik rendah emisi pada Koridor 1 Trans Sarbagita.
Uji coba resmi yang melibatkan masyarakat belum berlangsung hingga 5 November 2026. Jika jadwal berjalan sesuai rencana, penumpang dapat menggunakan layanan gratis mulai pekan depan pada jalur GOR Ngurah Rai–Universitas Udayana–GWK, dengan 20 ritase setiap hari.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
BMKG Peringatkan Hujan di Tiga Kabupaten dan Gelombang 2,5 Meter
BMKG memperingatkan hujan sedang hingga lebat di Badung, Tabanan, dan Buleleng pada 5–6 November 2026. Gelombang selatan Bali berpotensi mencapai 2,5…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Berita utama hari ini

Baca juga



