Tim Gabungan Cari Dua Korban Longsor di Pelaga
Tim gabungan melanjutkan pencarian dua korban longsor di Pelaga Eco Park, Petang, Badung. Penyisiran sungai dan pembersihan material dilakukan pada hari kedua operasi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Badung — Tim gabungan melanjutkan pencarian dua korban longsor di kawasan Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada hari kedua operasi, Selasa (3/11).
Petugas menyisir aliran sungai dan membersihkan material longsoran untuk melacak dua wisatawan yang belum ditemukan. Kedua korban adalah Bangkit Khoirul Mubarok, warga negara Indonesia, dan Sacha Erich Schubert, warga negara Jerman.
Pencarian melibatkan 76 personel gabungan. Unsurnya terdiri atas Basarnas Bali, SAR Brimob Polda Bali, SAR Polda Bali, Polres Badung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, tim K9 Polda Bali, serta tim kesehatan. Penyisiran dibagi ke sejumlah sektor dari bendungan menuju hulu, dari bendungan menuju hilir, dan di sekitar lokasi longsor.
Pencarian sungai menentukan langkah warga di Petang
Bagi warga dan pengguna jalur di sekitar Desa Pelaga, kegiatan pencarian berarti area aliran sungai dan lokasi longsor masih menjadi titik operasi. Material bambu, lumpur, dan longsoran dibersihkan untuk memastikan jalur penyisiran dapat diperiksa. Akses menuju lokasi juga disebut sempit sehingga sebagian pencarian mengandalkan peralatan manual.
Operasi SAR dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari. Jika korban belum ditemukan dalam periode tersebut, tim akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Pada pencarian berikutnya, area penyisiran sungai direncanakan diperluas hingga 3 sampai 3,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Perubahan bagi pembaca hari ini: pencarian masih berlangsung di Pelaga Eco Park dan jalur sekitar titik longsor perlu dihindari kecuali untuk kepentingan operasi atau koordinasi petugas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Lingkungan
Hujan Deras Picu 54 Kejadian Bencana di Bali pada 1–2 November
BPBD Bali mencatat 54 kejadian bencana akibat hujan deras pada 1–2 November 2026. Gianyar menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, sementara BMKG mem…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Baca juga




