BPBD Tangani Tujuh Pohon Tumbang dan Dahan Patah di Denpasar
BPBD Kota Denpasar menangani tujuh kejadian pohon tumbang dan dahan patah hingga 3 November 2026. DLHK memperkuat pemantauan serta pendampingan pemangkasan pohon berisiko.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — BPBD Kota Denpasar menangani sedikitnya tujuh kejadian pohon tumbang dan dahan patah sejak 17 Oktober hingga 3 November 2026.
Kejadian itu tersebar di sejumlah wilayah Kota Denpasar dan mencakup pohon yang menghalangi akses jalan, serta pohon dan dahan patah yang menimpa bangunan maupun kendaraan milik warga. Penanganan dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar.
Salah satu kejadian berlangsung di Jalan Irawadi Gang II Nomor 5, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, pada Sabtu, 17 Oktober. Informasi laporan menyebut kejadian tersebut termasuk dalam rangkaian penanganan BPBD selama periode itu.
DLHK Kota Denpasar menyatakan pemantauan dan perawatan pohon yang menjadi kewenangan pemerintah dilakukan secara rutin, terutama terhadap pohon tinggi dan yang berpotensi tumbang. DLHK juga mendampingi warga yang membutuhkan pemangkasan pohon berisiko, khususnya di sekitar permukiman dan fasilitas umum.
Sejak hujan mulai turun, DLHK mencatat tiga kejadian pohon tumbang dan dua kejadian dahan patah yang memerlukan penanganan. Pohon-pohon dalam sejumlah kejadian itu disebut bukan milik pemerintah, melainkan milik warga.
Tujuh kejadian menjadi penanda risiko pohon di Denpasar
Bagi pembaca di Denpasar, catatan ini berarti pohon tinggi di dekat jalan, rumah, kendaraan, dan fasilitas umum perlu diperiksa sebelum hujan disertai angin. Warga dapat meminta pendampingan untuk pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, terutama bila berada di sekitar permukiman.
Wilayah yang disebut dalam laporan mencakup Denpasar Selatan, termasuk Kelurahan Panjer. Pembaca yang melintas di sekitar lokasi pohon tumbang atau dahan patah perlu mengikuti penanganan petugas dan tidak mendekati pohon yang masih rawan jatuh.
Perubahan yang bisa dipakai hari itu: warga dapat melaporkan pohon berisiko kepada layanan penanganan pemerintah kota dan memastikan kendaraan tidak diparkir di bawah pohon tinggi ketika hujan serta angin kencang berlangsung. Laporan yang tersedia tidak menyebut jadwal penanganan lanjutan atau penutupan jalur tertentu.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum & Kriminal
Polisi Selidiki Perhiasan Xu Li Hilang di Denpasar Selatan
Xu Li melaporkan kehilangan perhiasan senilai US$ 10 Ribu setelah rombongan wisatawan China tiba di Buleleng. Polisi menelusuri dugaan lokasi kehilang…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





