Polisi Selidiki Perhiasan Xu Li Hilang di Denpasar Selatan
Xu Li melaporkan kehilangan perhiasan senilai US$ 10 Ribu setelah rombongan wisatawan China tiba di Buleleng. Polisi menelusuri dugaan lokasi kehilangan di Denpasar Selatan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Singaraja — Xu Li melaporkan kehilangan perhiasan senilai US$ 10 Ribu saat berlibur di Bali. Laporan diterima Polres Buleleng pada 6 Oktober 2026 setelah rombongan wisatawan asal China tiba di hotel kawasan Lovina, Buleleng, sekitar pukul 22.00 Wita.
Perhiasan itu diduga hilang dari koper yang ditinggalkan di bagasi mobil travel ketika Xu Li bersama rombongan menyeberang ke Nusa Penida, Klungkung. Mobil tersebut disebut diparkir di garasi di Jalan Pulau Roti, Denpasar Selatan, dalam keadaan terkunci.
Xu Li bersama tujuh wisatawan asal China sebelumnya dijemput dari sebuah hotel di Kecamatan Kuta, Badung, pada Senin, 5 Oktober 2026. Rombongan kemudian menuju Pelabuhan Serangan, Denpasar Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Nusa Penida bersama pemandu wisata.
Setelah kembali dan tiba di hotel di Jalan Raya Lovina-Singaraja, Xu Li memeriksa koper dan mendapati kode pembukanya telah berubah. Koper kemudian dapat dibuka, tetapi kotak berisi perhiasan sudah tidak ada. Pemandu wisata dan sopir travel menyatakan tidak mengetahui keberadaan barang tersebut.
Mengapa laporan ini perlu diperhatikan wisatawan di Denpasar Selatan
Bagi wisatawan yang melintas di Kota Denpasar, terutama Kecamatan Denpasar Selatan dan kawasan Pelabuhan Serangan, barang berharga sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam kendaraan meski mobil terkunci. Koper juga perlu diperiksa sebelum dan sesudah berpindah lokasi, termasuk memastikan kode pembuka tidak berubah.
Kasus ini dilaporkan di Polres Buleleng karena korban berada di wilayah tersebut ketika menyadari perhiasannya hilang. Namun, lokasi dugaan hilangnya barang berada di Denpasar Selatan sehingga penanganannya perlu dikoordinasikan dengan kepolisian setempat. Buleleng adalah kabupaten tempat laporan dibuat dan hotel tujuan rombongan berada, sedangkan Denpasar Selatan merupakan kecamatan yang disebut dalam dugaan lokasi kejadian.
Polisi masih mendalami laporan tersebut dengan menelusuri lokasi dan waktu dugaan kehilangan. Keterangan pemandu wisata serta sopir travel menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berjalan.
Yang berubah bagi pembaca hari itu: belum ada penutupan jalur atau perubahan jadwal penyeberangan yang dilaporkan. Wisatawan yang membawa perhiasan atau barang bernilai tinggi perlu menyimpannya bersama diri sendiri dan segera melapor ke polisi jika menemukan tanda koper dibuka.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Catat Ternak Baik pada 11 Oktober di Bali
Kalender Bali menilai pemeliharaan ternak baik pada Minggu, 11 Oktober 2026. Namun, pernikahan, ngaben, dan pembangunan rumah tercatat tidak baik pada…
Terbaru di Hukum & Kriminal

Berita utama hari ini

Baca juga




