Bali Aktual

Minggu, 11 Oktober 2026

Polisi Selidiki Perhiasan Xu Li Hilang di Denpasar Selatan

Xu Li melaporkan kehilangan perhiasan senilai US$ 10 Ribu setelah rombongan wisatawan China tiba di Buleleng. Polisi menelusuri dugaan lokasi kehilangan di Denpasar Selatan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Koper terbuka berisi pakaian dan sepatu di lantai ruang tamu berlantai kayu.
Ilustrasi: Koper terbuka berisi pakaian dan sepatu di lantai ruang tamu berlantai kayu. · Foto: cottonbro studio / Pexels

Singaraja — Xu Li melaporkan kehilangan perhiasan senilai US$ 10 Ribu saat berlibur di Bali. Laporan diterima Polres Buleleng pada 6 Oktober 2026 setelah rombongan wisatawan asal China tiba di hotel kawasan Lovina, Buleleng, sekitar pukul 22.00 Wita.

Perhiasan itu diduga hilang dari koper yang ditinggalkan di bagasi mobil travel ketika Xu Li bersama rombongan menyeberang ke Nusa Penida, Klungkung. Mobil tersebut disebut diparkir di garasi di Jalan Pulau Roti, Denpasar Selatan, dalam keadaan terkunci.

Xu Li bersama tujuh wisatawan asal China sebelumnya dijemput dari sebuah hotel di Kecamatan Kuta, Badung, pada Senin, 5 Oktober 2026. Rombongan kemudian menuju Pelabuhan Serangan, Denpasar Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Nusa Penida bersama pemandu wisata.

Setelah kembali dan tiba di hotel di Jalan Raya Lovina-Singaraja, Xu Li memeriksa koper dan mendapati kode pembukanya telah berubah. Koper kemudian dapat dibuka, tetapi kotak berisi perhiasan sudah tidak ada. Pemandu wisata dan sopir travel menyatakan tidak mengetahui keberadaan barang tersebut.

Mengapa laporan ini perlu diperhatikan wisatawan di Denpasar Selatan

Bagi wisatawan yang melintas di Kota Denpasar, terutama Kecamatan Denpasar Selatan dan kawasan Pelabuhan Serangan, barang berharga sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam kendaraan meski mobil terkunci. Koper juga perlu diperiksa sebelum dan sesudah berpindah lokasi, termasuk memastikan kode pembuka tidak berubah.

Kasus ini dilaporkan di Polres Buleleng karena korban berada di wilayah tersebut ketika menyadari perhiasannya hilang. Namun, lokasi dugaan hilangnya barang berada di Denpasar Selatan sehingga penanganannya perlu dikoordinasikan dengan kepolisian setempat. Buleleng adalah kabupaten tempat laporan dibuat dan hotel tujuan rombongan berada, sedangkan Denpasar Selatan merupakan kecamatan yang disebut dalam dugaan lokasi kejadian.

Polisi masih mendalami laporan tersebut dengan menelusuri lokasi dan waktu dugaan kehilangan. Keterangan pemandu wisata serta sopir travel menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berjalan.

Yang berubah bagi pembaca hari itu: belum ada penutupan jalur atau perubahan jadwal penyeberangan yang dilaporkan. Wisatawan yang membawa perhiasan atau barang bernilai tinggi perlu menyimpannya bersama diri sendiri dan segera melapor ke polisi jika menemukan tanda koper dibuka.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum & Kriminal

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.