Disperindag Bali Catat Bawang Putih Naik 1,41 Persen
Disperindag Provinsi Bali menyebut harga bapokting masih terkendali di tengah kelangkaan BBM. Bawang putih naik 1,41 persen menjadi Rp 30.429 pada pemantauan 14 Oktober 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Disperindag Provinsi Bali mencatat kenaikan harga bawang putih sebesar 1,41 persen pada 14 Oktober 2026, sementara harga barang kebutuhan pokok dan barang penting di Bali secara umum masih terkendali di tengah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Pemantauan melalui aplikasi SiGapura Bali menunjukkan harga bawang putih naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 30.429. Dampak kelangkaan BBM terhadap harga pangan secara umum masih relatif terbatas, dengan pengaruh terhadap inflasi umum diperkirakan di bawah 0,1 persen.
Disperindag juga menemukan sinyal peringatan dini kenaikan harga pada tujuh dari 20 komoditas yang dipantau. Selain bawang putih, kenaikan tercatat pada jeruk lokal sebesar 0,75 persen, cabai merah besar 0,63 persen, bawang merah 0,40 persen, beras medium I 0,13 persen, cabai rawit 0,10 persen, dan beras premium 0,06 persen.
Kenaikan bawang putih menjadi patokan belanja harian
Bagi pembaca di Kota Denpasar dan kabupaten lain di Bali, angka bawang putih menjadi tanda yang perlu diperhatikan saat menyusun belanja dapur hari itu. Harga belum disebut mengalami kenaikan signifikan secara umum, tetapi komoditas hortikultura yang pasokannya bergantung pada distribusi dari luar daerah mulai menunjukkan tekanan.
Kelangkaan BBM sebelumnya memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kondisi distribusi tersebut menjadi latar pemantauan harga, namun laporan menyebut dampaknya terhadap harga pangan masih terbatas. Pembeli dapat membandingkan harga bawang putih dan kebutuhan lain di pasar setempat sebelum berbelanja dalam jumlah besar.
Perubahan yang perlu dipantau pembaca hari ini adalah harga bawang putih, terutama karena komoditas itu mencatat kenaikan tertinggi dalam pemantauan 20 komoditas. Laporan tidak menyebut perubahan tarif, jadwal distribusi, atau tenggat baru setelah pemantauan 14 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Kontingen Bali Ikut PESONAS II 2026 di Kupang
Kontingen Bali termasuk dalam 22 provinsi peserta PESONAS II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ajang ini berlangsung 14–18 Oktober dengan tuju…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga




