DLH Karangasem Olah Sampah Organik di TPA Linggasana
DLH Karangasem memilah dan mencacah sampah organik di TPA Linggasana, lalu mencampurnya dengan kotoran sapi setiap bulan untuk difermentasi menjadi pupuk organik.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Amlapura — Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem mengolah sampah organik di TPA Linggasana, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, pada Minggu, 1 November 2026. Sampah dipilah, dicacah, lalu difermentasi menjadi pupuk organik.
Prosesnya dimulai dari pemisahan sampah plastik dan organik. Sampah organik yang terkumpul dimasukkan ke mesin pencacah. Setiap bulan, bahan hasil pencacahan dicampur dengan kotoran sapi sebelum menjalani fermentasi.
Pemilahan dari rumah menentukan hasil pengolahan
DLH Karangasem menyebut sampah yang sudah tercampur plastik dan material lain lebih sulit diolah. Karena itu, warga perlu memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah agar bahan yang masih memiliki nilai guna dapat ditangani sesuai jenisnya.
Pengelolaan di TPA Linggasana tidak hanya diarahkan untuk mengurangi tumpukan sampah. Sampah organik yang dipisahkan dapat diolah menjadi kompos atau pupuk organik, sedangkan sampah yang masih bernilai guna berpeluang dimanfaatkan kembali.
Laporan lain tentang TPA Linggasana juga menyebut proses pemilahan dilakukan dengan memisahkan sampah plastik dan organik. Kepala DLH Kabupaten Karangasem, I Wayan Wiguna, memantau proses tersebut pada Jumat, 30 Oktober 2026, dan menekankan bahwa pemilahan dari sumber membuat pengelolaan lebih mudah.
Yang berubah bagi pembaca hari itu: sampah rumah tangga sebaiknya dipisahkan sebelum dibuang, terutama organik dari plastik, agar tidak menghambat proses pencacahan dan fermentasi di TPA Linggasana.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Bali
BMKG memprakirakan hujan ringan di Denpasar, Badung, Tabanan, Bangli, dan Karangasem pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Wilayah lain diprediksi berawan.
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





