Dadia Tukadmungga Diminta Pasang CCTV dan Jaga Malam
Desa Adat Dharmajati menyarankan dadia di Tukadmungga, Buleleng, memasang CCTV dan mengatur jaga malam bergiliran setelah 11 pratima hilang. Jadwal dapat melibatkan dua sampai lima krama setiap malam.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Singaraja — Pada 1 November 2026, Desa Adat Dharmajati menyarankan dadia di Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, memasang CCTV dan mengatur penjagaan malam bergiliran setelah 11 pratima dilaporkan hilang.
Imbauan itu disampaikan Kelian Desa Adat Dharmajati, Ketut Wicana. Pengamanan di masing-masing dadia diminta ditingkatkan melalui kamera pengawas dan penjagaan swadaya oleh krama dadia, yakni warga dalam satu kelompok dadia.
Wicana menyebut saran pemasangan CCTV sebelumnya telah disampaikan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (DPMA) Provinsi Bali kepada desa adat. Arahan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi pencurian fasilitas berkaitan dengan pura, termasuk pratima dan benda sakral lainnya.
Untuk penjagaan malam, masing-masing dadia disarankan mengatur krama secara bergiliran. Polanya dapat melibatkan dua sampai lima orang setiap malam. Ronda pecalang belum disiapkan karena kondisi finansial desa adat belum memungkinkan.
Pengamanan dadia berubah setelah 11 pratima hilang
Kasus sebelumnya menyasar dua tempat suci milik warga Desa Tukadmungga pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sebanyak 11 pratima yang disimpan di gedong penyimpanan milik Dadia 4 Batu Lepang dan Dadia 3 Batu Lepang dilaporkan hilang.
Pencurian pertama diketahui sekitar pukul 05.30 WITA ketika seorang warga hendak melaksanakan persembahyangan di Merajan Dadia 4 Batu Lepang. Gembok gedong penyimpanan ditemukan rusak dan pintunya sedikit terbuka. Pemeriksaan kemudian menunjukkan empat pratima telah hilang.
Informasi itu mendorong pengecekan di Dadia 3 Batu Lepang. Di lokasi tersebut, tujuh pratima juga diketahui tidak berada di tempatnya. Total kerugian akibat dua kejadian itu diperkirakan mencapai Rp165 juta. Kepolisian masih menyelidiki pencurian dan mengumpulkan keterangan saksi.
Bagi krama dan pengurus dadia, perubahan yang berlaku hari itu adalah pengetatan pengamanan: memasang CCTV bila tersedia dan menyusun jadwal jaga malam dengan kekuatan dua sampai lima orang secara bergiliran.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Renovasi Venue Panjat Tebing GOR Bhuana Patra Capai Tahap Fondasi
Per 29 Oktober 2026, renovasi venue panjat tebing GOR Bhuana Patra Singaraja masih berada pada tahap fondasi. Proyek Rp1,5 miliar ditargetkan rampung…
Terbaru di Budaya

Berita utama hari ini

Baca juga





