Bali Aktual

Minggu, 1 November 2026

Dadia Tukadmungga Diminta Pasang CCTV dan Jaga Malam

Desa Adat Dharmajati menyarankan dadia di Tukadmungga, Buleleng, memasang CCTV dan mengatur jaga malam bergiliran setelah 11 pratima hilang. Jadwal dapat melibatkan dua sampai lima krama setiap malam.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Vihara Buddhavamsa, Kampung Baru, Singaraja, Bali.
Foto arsip: Vihara Buddhavamsa, Kampung Baru, Singaraja, Bali. · Foto: DayakSibiriak / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Singaraja — Pada 1 November 2026, Desa Adat Dharmajati menyarankan dadia di Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, memasang CCTV dan mengatur penjagaan malam bergiliran setelah 11 pratima dilaporkan hilang.

Imbauan itu disampaikan Kelian Desa Adat Dharmajati, Ketut Wicana. Pengamanan di masing-masing dadia diminta ditingkatkan melalui kamera pengawas dan penjagaan swadaya oleh krama dadia, yakni warga dalam satu kelompok dadia.

Wicana menyebut saran pemasangan CCTV sebelumnya telah disampaikan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (DPMA) Provinsi Bali kepada desa adat. Arahan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi pencurian fasilitas berkaitan dengan pura, termasuk pratima dan benda sakral lainnya.

Untuk penjagaan malam, masing-masing dadia disarankan mengatur krama secara bergiliran. Polanya dapat melibatkan dua sampai lima orang setiap malam. Ronda pecalang belum disiapkan karena kondisi finansial desa adat belum memungkinkan.

Pengamanan dadia berubah setelah 11 pratima hilang

Kasus sebelumnya menyasar dua tempat suci milik warga Desa Tukadmungga pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sebanyak 11 pratima yang disimpan di gedong penyimpanan milik Dadia 4 Batu Lepang dan Dadia 3 Batu Lepang dilaporkan hilang.

Pencurian pertama diketahui sekitar pukul 05.30 WITA ketika seorang warga hendak melaksanakan persembahyangan di Merajan Dadia 4 Batu Lepang. Gembok gedong penyimpanan ditemukan rusak dan pintunya sedikit terbuka. Pemeriksaan kemudian menunjukkan empat pratima telah hilang.

Informasi itu mendorong pengecekan di Dadia 3 Batu Lepang. Di lokasi tersebut, tujuh pratima juga diketahui tidak berada di tempatnya. Total kerugian akibat dua kejadian itu diperkirakan mencapai Rp165 juta. Kepolisian masih menyelidiki pencurian dan mengumpulkan keterangan saksi.

Bagi krama dan pengurus dadia, perubahan yang berlaku hari itu adalah pengetatan pengamanan: memasang CCTV bila tersedia dan menyusun jadwal jaga malam dengan kekuatan dua sampai lima orang secara bergiliran.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.