Pamedek Padati Pura Jagatnatha Denpasar hingga Malam
Umat Hindu memadati Pura Agung Jagatnatha Denpasar pada 31 Oktober 2026. Kepadatan diperkirakan mencapai puncak pukul 19.00 hingga 23.00 WITA.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Umat Hindu memadati Pura Agung Jagatnatha pada Sabtu, 31 Oktober 2026, untuk persembahyangan Hari Suci Saraswati. Pangempon memperkirakan puncak persembahyangan berlangsung pukul 19.00 hingga 23.00 WITA.
Pura Agung Jagatnatha menjadi pusat rangkaian persembahyangan Saraswati di Kota Denpasar. Pamedek, atau umat yang datang untuk bersembahyang, sudah terlihat memadati pura sejak pukul 07.00 WITA. Pengurus pura menyiapkan pelayanan sepanjang rangkaian kegiatan, termasuk untuk umat yang tangkil hingga malam hari.
Puncak malam hari mengubah waktu kedatangan pamedek
Bagi krama yang hendak tangkil, informasi waktu ramai ini dapat dipakai untuk mengatur kedatangan pada hari yang sama. Puncak diperkirakan terjadi mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WITA, sehingga pamedek perlu mengantisipasi kepadatan pada rentang tersebut dan mengikuti arahan pengelola pura.
Persembahyangan ini berlangsung di Pura Agung Jagatnatha, Kota Denpasar. Rangkaian Hari Suci Saraswati jatuh pada Sabtu Umanis, Wuku Watugunung. Piodalan Saraswati dipuput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Kerthajaya dari Griya Gede Kaliungu Kelod.
Pangempon menyampaikan pelayanan tetap diberikan agar masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan dengan nyaman dan memargi anteng. Rangkaian persembahyangan bersama di pura tersebut berlangsung dari pagi sampai malam hari.
Yang berubah bagi pembaca hari itu adalah waktu kepadatan: malam hari, terutama pukul 19.00 hingga 23.00 WITA. Tidak ada perubahan tarif atau penutupan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Koster Kaji UMP Bali 2027 di Atas Rp3,4 Juta
Wayan Koster menyebut rentang UMP Bali 2027 yang dipertimbangkan berada di atas Rp3,4 juta dan di bawah Rp5,2 juta. Angka itu belum final dan masih di…
Terbaru di Budaya

Berita utama hari ini

Baca juga




