Bali Aktual

Jumat, 16 Oktober 2026

Basarnas Denpasar Petakan Respons Kecelakaan Pesawat di Bali Selatan

Basarnas Denpasar memetakan wilayah operasi dan sumber daya SAR untuk skenario kecelakaan pesawat di Bali selatan, termasuk perairan Serangan, Denpasar Selatan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jalan aspal sepi berkelok melintasi padang rumput berkabut.
Ilustrasi: Jalan aspal sepi berkelok melintasi padang rumput berkabut. · Foto: Boys in Bristol Photography / Pexels

Mangupura — Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menyusun rencana kontingensi pencarian dan pertolongan untuk mengantisipasi kecelakaan pesawat udara di Bali bagian selatan pada 14–16 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Werkudara, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Penyusunan rencana ini dilakukan menyusul tingginya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar I Nyoman Sidakarya membuka kegiatan tersebut. Sebanyak 80 peserta dari berbagai unsur terkait ikut menyusun rencana dan memetakan wilayah rawan kedaruratan tahun 2026. Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber dari Direktorat Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas.

Rencana ini memetakan respons SAR di Bali selatan

Peserta membahas skenario pesawat hilang dari radar di wilayah perairan Serangan, Denpasar Selatan. Skenario itu dipakai untuk memetakan wilayah operasi, mengidentifikasi sumber daya yang dapat dikerahkan, serta menyusun mekanisme penanganan jika kecelakaan pesawat udara terjadi.

Materi yang diberikan mencakup sistem pencarian dan pertolongan serta tata cara penyusunan rencana kontingensi. Diskusi kemudian diarahkan untuk menyelaraskan pemahaman, kebutuhan operasional, dan pembagian peran setiap unsur dalam operasi SAR.

Bagi warga dan pengunjung di kawasan Bali selatan, termasuk Denpasar Selatan dan wilayah pesisir Serangan, perubahan yang perlu diketahui hari itu adalah adanya pemetaan awal untuk memperjelas wilayah operasi dan sumber daya apabila terjadi keadaan darurat penerbangan. Tidak ada perubahan tarif, jadwal penerbangan, atau penutupan jalur yang disebutkan dalam laporan.

Perwakilan Direktorat Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Retno Budiharto, berharap dokumen rencana kontingensi yang disepakati dan ditandatangani bersama dapat memperkuat koordinasi seluruh potensi SAR di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.