Kodam IX/Udayana Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Bali
Prajurit Kodam IX/Udayana membantu membersihkan longsor, mengevakuasi pohon tumbang, mengamankan lokasi rawan, dan memulihkan akses jalan di enam kabupaten Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Prajurit Kodam IX/Udayana dikerahkan pada Rabu, 4 November 2026, untuk menangani dampak cuaca ekstrem di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, dan Badung.
Hujan deras dan angin kencang yang melanda Provinsi Bali sejak Minggu, 1 November 2026, memicu tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa memerintahkan satuan kewilayahan bergerak bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa prajurit kodim di wilayah terdampak bekerja bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), relawan, dan masyarakat. Penanganan mencakup pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, pengamanan lokasi rawan bencana, serta pemulihan akses jalan.
Di Kabupaten Badung, kegiatan penanganan perlu memperhatikan kawasan rawan longsor dan lereng perbukitan. Di kabupaten lain yang terdampak, warga perlu mengikuti arahan aparat setempat ketika jalur dibersihkan atau lokasi diamankan.
Jalur dan keselamatan warga menjadi perhatian utama
Pengerahan personel ditujukan agar akses jalan yang terdampak dapat dipulihkan dan aktivitas masyarakat kembali berjalan dengan aman. Prajurit juga membantu memastikan lingkungan sekitar lokasi bencana tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan bencana susulan selama cuaca masih berpotensi membahayakan.
Kapendam mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta menghindari kawasan rawan longsor, lereng perbukitan, dan area yang berpotensi tertimpa pohon tumbang. Kondisi yang membahayakan perlu segera dilaporkan kepada aparat setempat.
Kodam IX/Udayana menyatakan kesiapsiagaan satuan jajaran dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait akan terus diperkuat. Bagi pembaca hari ini, perubahan yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan pembersihan atau pengamanan sementara pada jalur terdampak di enam kabupaten tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Bonus Atlet Porjar Badung Belum Cair, Pencairan Diproses
Pemerintah Kabupaten Badung belum mencairkan bonus atlet peraih medali Porjar Provinsi Bali 2026 hingga 3 November. Disdikpora menyebut anggaran berge…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Baca juga





