Bali Aktual

Kamis, 22 Oktober 2026

BPBD Minta Kelompok Sensitif Kurangi Aktivitas Luar di Denpasar

AQI Denpasar sempat mencapai 113 pada 21 Oktober 2026 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. BPBD meminta warga rentan mengurangi aktivitas luar ruangan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang mengenakan masker medis putih di dekat jendela berpenutup kayu.
Ilustrasi: Seseorang mengenakan masker medis putih di dekat jendela berpenutup kayu. · Foto: Sora Shimazaki / Pexels

Denpasar — Indeks kualitas udara sempat mencapai AQI 113 pada Rabu, 21 Oktober 2026, sehingga BPBD Kota Denpasar meminta kelompok sensitif mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan dan jantung diminta lebih berhati-hati dan terus memantau perubahan indeks kualitas udara melalui platform tepercaya serta informasi resmi instansi terkait.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, A.A. Surya Kencana, mengatakan kondisi udara perlu dipantau, terutama saat cuaca kering dan suhu udara tinggi. Suhu mencapai 34 derajat Celsius dan curah hujan minim. Debu serta partikel polutan berpotensi bertahan lebih lama karena tidak banyak tercuci hujan.

Kelompok sensitif perlu mengurangi aktivitas luar ruangan

Bagi pembaca di Kota Denpasar, perubahan yang bisa diterapkan hari itu adalah mengurangi kegiatan luar ruangan bila udara memburuk. Warga yang mengalami sesak napas, batuk, atau iritasi mata disarankan segera mengurangi aktivitas di luar dan menggunakan masker yang sesuai.

BPBD juga mengimbau masyarakat memperhatikan gejala kesehatan dan mengikuti informasi resmi. BPBD Provinsi Bali memastikan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan belum masuk ke Bali. Penurunan kualitas udara di Denpasar disebut kemungkinan berkaitan dengan emisi lokal, termasuk gas buang kendaraan bermotor dan aktivitas pembangkit listrik.

Untuk hari itu, warga Denpasar sebaiknya menunda aktivitas fisik di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk, memakai perlindungan yang sesuai bila harus keluar, dan memeriksa indeks kualitas udara sebelum beraktivitas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.