Bali Aktual

Rabu, 21 Oktober 2026

BPBD Bali Catat 10 Karhutla pada 12–18 Oktober, Air Bersih Disalurkan

BPBD Bali melaporkan 10 karhutla dari 16 kejadian bencana pada 12–18 Oktober 2026. Distribusi 177.500 liter air bersih berlanjut di lima kabupaten, termasuk penyaluran di Jembrana pada 19 Oktober.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Permukaan tanah kering yang retak-retak dengan jejak kaki hewan.
Ilustrasi: Permukaan tanah kering yang retak-retak dengan jejak kaki hewan. · Foto: Alfo Medeiros / Pexels

Bali — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali pada 20 Oktober 2026 melaporkan 10 kebakaran hutan dan lahan dari 16 kejadian bencana yang tercatat pada 12–18 Oktober 2026. Kejadian terbanyak berada di Karangasem.

Mengapa ini penting: BPBD melaporkan karhutla menjadi kejadian bencana terbanyak pada 12–18 Oktober, sementara distribusi air bersih berlanjut di Tabanan, Buleleng, Klungkung, Jembrana, dan Karangasem.

Menurut laporan BPBD Bali yang dikutip Bali Post dan Koran Jakarta, selain karhutla terdapat empat kebakaran gedung dan permukiman serta dua kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang. Karangasem mencatat enam karhutla, disusul Buleleng dengan empat kejadian dan Jembrana dua kejadian.

BPBD Bali bersama Palang Merah Indonesia dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali menyalurkan 177.500 liter air bersih ke lima kabupaten selama periode tersebut.

Tabanan menerima 62.500 liter, Buleleng 56.000 liter, Klungkung 30.000 liter, Jembrana 24.000 liter, dan Karangasem 5.000 liter. Penyaluran berlanjut pada 19 Oktober 2026 di Jembrana, dengan 10.000 liter air untuk Banjar Sangkuni, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, dan Banjar Kedisan, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo.

Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Teja Bhusana mengatakan awal musim hujan di Bali tertunda hingga awal November akibat pengaruh El Nino, sehingga risiko krisis air bersih dan karhutla masih perlu diantisipasi. BPBD menyatakan kondisi kebencanaan secara umum terkendali tanpa korban jiwa.

Informasi cuaca BMKG untuk 19 Oktober pukul 08.00 Wita hingga 20 Oktober pukul 08.00 Wita tidak menunjukkan peringatan dini hujan atau angin kencang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.