BPBD Bali Catat 10 Karhutla pada 12–18 Oktober, Air Bersih Disalurkan
BPBD Bali melaporkan 10 karhutla dari 16 kejadian bencana pada 12–18 Oktober 2026. Distribusi 177.500 liter air bersih berlanjut di lima kabupaten, termasuk penyaluran di Jembrana pada 19 Oktober.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Bali — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali pada 20 Oktober 2026 melaporkan 10 kebakaran hutan dan lahan dari 16 kejadian bencana yang tercatat pada 12–18 Oktober 2026. Kejadian terbanyak berada di Karangasem.
Mengapa ini penting: BPBD melaporkan karhutla menjadi kejadian bencana terbanyak pada 12–18 Oktober, sementara distribusi air bersih berlanjut di Tabanan, Buleleng, Klungkung, Jembrana, dan Karangasem.
Menurut laporan BPBD Bali yang dikutip Bali Post dan Koran Jakarta, selain karhutla terdapat empat kebakaran gedung dan permukiman serta dua kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang. Karangasem mencatat enam karhutla, disusul Buleleng dengan empat kejadian dan Jembrana dua kejadian.
BPBD Bali bersama Palang Merah Indonesia dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali menyalurkan 177.500 liter air bersih ke lima kabupaten selama periode tersebut.
Tabanan menerima 62.500 liter, Buleleng 56.000 liter, Klungkung 30.000 liter, Jembrana 24.000 liter, dan Karangasem 5.000 liter. Penyaluran berlanjut pada 19 Oktober 2026 di Jembrana, dengan 10.000 liter air untuk Banjar Sangkuni, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, dan Banjar Kedisan, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Teja Bhusana mengatakan awal musim hujan di Bali tertunda hingga awal November akibat pengaruh El Nino, sehingga risiko krisis air bersih dan karhutla masih perlu diantisipasi. BPBD menyatakan kondisi kebencanaan secara umum terkendali tanpa korban jiwa.
Informasi cuaca BMKG untuk 19 Oktober pukul 08.00 Wita hingga 20 Oktober pukul 08.00 Wita tidak menunjukkan peringatan dini hujan atau angin kencang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
Singaraja Putra: Emiten SINI yang Berkantor Pusat di Bekasi
Singaraja Putra adalah PT Singaraja Putra Tbk, emiten berkode SINI yang berkantor pusat di Bekasi. Namanya bukan penanda bahwa perusahaan tersebut ber…
Terbaru di Lingkungan

Baca juga




