Bali Aktual

Selasa, 20 Oktober 2026

BBMKG: Hujan Singkat di Bali pada 11 Oktober Belum Menandai Musim Hujan

BBMKG menjelaskan pada 14 Oktober 2026 bahwa hujan singkat di Bali pada 11 Oktober belum menandai awal musim hujan. Wilayah tengah diperkirakan lebih dulu memasuki musim hujan pada akhir November.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tetesan air berada di atas permukaan daun hijau dengan latar dedaunan buram.
Ilustrasi: Tetesan air berada di atas permukaan daun hijau dengan latar dedaunan buram. · Foto: AMOL NAKVE / Pexels

Denpasar — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III menjelaskan pada 14 Oktober 2026 bahwa hujan singkat di sejumlah wilayah Bali pada 11 Oktober 2026 belum menandai awal musim hujan. Hujan tersebut bersifat lokal dan berdurasi singkat.

Mengapa ini penting: Warga Bali mendapat acuan bahwa hujan singkat pada 11 Oktober bukan penanda awal musim hujan, sementara wilayah tengah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir November dan Denpasar pada Desember 2026.

Menurut RRI, prakirawan BBMKG Wilayah III Kadek Setiya mengatakan Bali masih berada dalam musim kemarau. Penentuan awal musim hujan didasarkan pada akumulasi curah hujan, bukan semata-mata ada atau tidaknya hujan di suatu wilayah.

BBMKG memperkirakan musim hujan 2026/2027 mulai pada dasarian ketiga November, terutama di wilayah Bali bagian tengah yang memiliki topografi lebih tinggi. Musim hujan kemudian diperkirakan meluas secara bertahap ke wilayah bertopografi lebih rendah.

Wilayah pegunungan, termasuk Baturiti, diprakirakan lebih dahulu memasuki musim hujan. Kawasan pesisir dan Denpasar diperkirakan menyusul pada Desember 2026, menurut penjelasan BBMKG yang dikutip RRI.

Prakiraan tersebut sejalan dengan laporan Detik Bali pada 17 Oktober 2026. BMKG menyebut sebagian wilayah Bali mulai memasuki musim hujan pada akhir November, sedangkan sebagian besar wilayah lainnya diperkirakan mengalaminya pada Desember 2026.

Hujan ringan dan sporadis tetap dapat terjadi selama masa kemarau akibat dinamika atmosfer lokal. Karena itu, hujan pada 11 Oktober tidak menjadi satu-satunya dasar untuk menetapkan perubahan musim.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.