Program Sungai Lestari Sasar Tukad Badung dan Tukad Mati
Program Sungai Lestari diluncurkan bersama aksi bersih mangrove di Denpasar, Bali, pada 16 Oktober 2026. Proyek percontohan Bali menyasar Tukad Badung dan Tukad Mati.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama United Nations Development Programme (UNDP) meluncurkan Program Sungai Lestari dan menggelar aksi bersih mangrove di Bali pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan berlangsung di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Denpasar. Program ini diarahkan untuk mengurangi sampah plastik yang terbawa aliran sungai menuju laut, sekaligus melindungi sumber pangan dan penghidupan masyarakat pesisir. Zulhas juga meninjau kawasan mangrove dan membersihkan sampah selama sekitar 10 menit.
Program Sungai Lestari berjalan di lima lokasi prioritas, yaitu Bekasi, Surakarta, Surabaya, Sidoarjo, dan Bali. Untuk Bali, proyek percontohan menyasar Tukad Badung di Kota Denpasar serta Tukad Mati di Kabupaten Badung. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, mitra pembangunan, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat setempat.
Tukad Badung dan Tukad Mati menjadi sasaran awal di Bali
Bagi pembaca di Bali, perubahan yang perlu diperhatikan hari ini adalah fokus penanganan sampah tidak berhenti di pesisir. Sampah dari kawasan hulu dan bantaran sungai menjadi bagian dari persoalan yang dibawa ke muara, kawasan mangrove, dan laut. Karena itu, warga di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung perlu menahan sampah dari sumbernya, memilahnya, serta tidak membuangnya ke aliran sungai.
Zulhas menyampaikan bahwa perlindungan sungai dan mangrove perlu dilakukan terpadu. Sampah yang menumpuk di muara dapat mengganggu pohon mangrove serta biota laut seperti kepiting dan udang. Perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian dari upaya agar sungai tidak diperlakukan sebagai tempat pembuangan sampah.
Untuk pembaca hari ini, belum ada perubahan tarif, jadwal, atau penutupan jalur yang diumumkan. Informasi operasional berikutnya akan mengikuti pelaksanaan proyek percontohan di Tukad Badung dan Tukad Mati.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Budaya
Dua Duta Kuta Selatan Capai 75 Persen Menjelang Festival Badung
Persiapan Bapang Barong dari Desa Adat Bualu Asta Bhuana Duta dan Gong Kebyar anak-anak dari Desa Kutuh mencapai sekitar 75 persen pada 16 Oktober 202…
Terbaru di Lingkungan

Baca juga



