Pengemudi Ojol Bali Selektif Ambil Pesanan di Tengah Krisis BBM
Kelangkaan BBM membuat pengemudi ojol di Bali memperhitungkan jarak jemput dan tujuan. Pesanan lebih dari 4 kilometer dinilai kurang sepadan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Pengemudi ojek online di Bali memilih pesanan berjarak 2 sampai 3 kilometer pada 17 Oktober 2026 karena antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum membuat operasional mereka terdampak.
Kelangkaan bahan bakar minyak di Bali terjadi bersamaan dengan derasnya pesanan penumpang. Namun, pengemudi perlu memperhitungkan jarak penjemputan dan tujuan akhir sebelum menerima order. Pesanan dengan jarak lebih dari 4 kilometer dinilai kurang sepadan dengan kondisi pasokan BBM saat ini.
Jarak pesanan menentukan biaya dan waktu perjalanan
Bagi pembaca di Denpasar dan wilayah Bali lainnya, perubahan ini berarti pesanan jarak jauh dapat lebih sulit segera mendapat pengemudi. Antrean di SPBU juga berpotensi menambah waktu perjalanan, terutama bagi warga yang mengandalkan ojol untuk bekerja, mengantar barang, atau berpindah antarkawasan.
Pelanggan di Badung dan Denpasar mengalami kesulitan memperoleh pengemudi, penolakan pesanan, serta kenaikan tarif pada layanan tertentu. Di Denpasar, seorang pelanggan bahkan melaporkan tidak memperoleh pengemudi ojol motor selama satu setengah jam untuk perjalanan kurang dari 2 kilometer. Ia kemudian mendapatkan layanan mobil dengan tarif Rp 70 ribu, sedangkan biaya ojol motor untuk rute yang sama biasanya Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu.
Situasi yang perlu diperhitungkan hari ini adalah jarak menuju titik jemput, panjang antrean BBM, dan kemungkinan waktu tunggu pengemudi. Penumpang sebaiknya memesan lebih awal dan memeriksa pilihan kendaraan sebelum berangkat, sementara pengemudi menentukan order berdasarkan jarak yang masih sepadan dengan persediaan BBM.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Ekonomi
Baca juga



