Bali Aktual

Rabu, 21 Oktober 2026

Pantai Karangasem: Perbedaan Pesisir Amed, Tulamben, dan Pantai Perasi

Pantai Karangasem mencakup pesisir dengan karakter berbeda, dari pasir hitam Amed dan Tulamben hingga pasir putih Pantai Perasi. Akses, bentang alam, dan aktivitasnya perlu dilihat per lokasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pemandangan Karangasem, Bali.
Foto arsip: Pemandangan Karangasem, Bali. · Foto: WMWis / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Pantai Karangasem bukan satu pantai, melainkan kawasan pesisir di Kabupaten Karangasem dengan karakter yang beragam. Pesisir Amed dan Tulamben dikenal berpasir atau berbatu hitam vulkanik, sedangkan Pantai Perasi atau Virgin Beach memiliki pasir putih. Informasi tentang akses dan kondisi pantai perlu dibaca per lokasi, bukan digeneralisasi untuk seluruh kabupaten.

Apa yang dimaksud dengan pantai Karangasem?

Istilah pantai Karangasem merujuk pada sejumlah pantai di Kabupaten Karangasem, Bali Timur. Pesisir kabupaten ini menghadap Laut Bali di utara dan Selat Lombok di timur, menurut Kembang Kuning, 2026.

Perbedaan bentuk pantai berkaitan dengan kondisi pesisir dan material vulkanik. Amed, Tulamben, serta sebagian Candidasa disebut memiliki pasir hitam atau kerikil, sementara teluk-teluk tertentu memiliki pasir putih, menurut Kembang Kuning, 2026.

Pantai mana yang memiliki pasir putih?

Pantai Perasi, yang juga dikenal sebagai Virgin Beach, berada di antara Desa Bugbug dan Desa Perasi. Travelnata menyebut pantai ini sebagai pengecualian di kawasan Karangasem karena pasirnya putih, sementara sebagian besar pantai di wilayah tersebut berpasir hitam vulkanik, menurut Travelnata, 2025.

Travelnata juga menyebut pantai itu memiliki teluk yang dibatasi Bukit Asah dan Bukit Bugbug. Informasi tersebut menggambarkan karakter geografis Pantai Perasi, bukan kondisi semua pantai di Karangasem.

Mengapa Amed dan Tulamben sering dikaitkan dengan wisata bahari?

Amed dan Tulamben dikenal karena lanskap bawah laut serta akses penyelaman dari tepi pantai. Kembang Kuning menyebut Tulamben sebagai lokasi bangkai kapal USAT Liberty, yang berada dekat garis pantai dan menjadi tujuan penyelaman, menurut Kembang Kuning, 2026.

Karakter pantai Tulamben berbeda dari Pantai Perasi. Tulamben digambarkan memiliki kerikil hitam dan akses langsung menuju laut dalam, sedangkan Pantai Perasi lebih sering dibahas karena pasir putih dan teluknya, menurut Kembang Kuning, 2026 dan Travelnata, 2025.

Bagaimana akses menuju Pantai Perasi?

Travelnata menyebut Pantai Perasi berjarak sekitar 5 km dari Candidasa dan sekitar 60 km dari Denpasar. Dari area parkir, pengunjung berjalan kaki sekitar 5 menit melalui jalan setapak menuju pantai, menurut Travelnata, 2025.

Rute menuju pantai melewati jalan menanjak dan sempit dengan beberapa tikungan. Karena keterangan itu khusus untuk Pantai Perasi, akses ke Amed, Tulamben, Candidasa, atau pantai lain tidak dapat disamakan.

Apakah ada infrastruktur pengamanan pantai?

Dokumen Sitaba milik Kementerian Pekerjaan Umum mencantumkan kegiatan “Pengamanan Pantai Karangasem di Kabupaten Karangasem” oleh Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Dokumen itu memuat beberapa pencantuman kegiatan, tetapi tidak menjelaskan dalam halaman yang dirujuk mengenai panjang bangunan, lokasi segmen, atau jadwal penyelesaiannya, menurut Kementerian Pekerjaan Umum, 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.