Koster Sebut Stok BBM Bali Cukup 12 Hari
Pada 19 Oktober 2026, Wayan Koster menyebut stok Pertalite 30 juta liter dan Pertamax 10 juta liter cukup sekitar 12 hari. Pasokan ke wilayah yang sempat kosong dikirim kembali.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster menyebut stok Pertalite 30 juta liter dan Pertamax 10 juta liter pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan kecukupan sekitar 12 hari. Ia juga menyatakan pasokan ke Buleleng dan Karangasem telah dikirim kembali.
Koster mengatakan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tidak mengganggu pariwisata Bali. Menurut dia, jumlah penerbangan internasional dan kunjungan wisatawan mancanegara pada Oktober 2026 meningkat. Penerbangan domestik juga disebut naik.
Pernyataan itu disampaikan setelah muncul keluhan dari pelaku usaha wisata. Sejumlah pengemudi dan agen perjalanan menyebut antrean BBM menghambat penjemputan tamu, layanan transportasi, dan tur. Gangguan tersebut terutama terasa ketika pasokan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terlambat tiba.
Koster menyebut persoalan distribusi sempat terjadi di luar kawasan Denpasar, Badung, dan Gianyar. Di Karangasem, beberapa SPBU sempat kehabisan BBM, tetapi pasokan tambahan kemudian didatangkan. Pengiriman juga diarahkan kembali ke wilayah Bali Utara, termasuk Buleleng.
Stok BBM dan distribusi menentukan kelancaran perjalanan wisata
Bagi pembaca yang bepergian hari itu, kabar stok di tingkat depo memberi gambaran berbeda dari kondisi antrean di SPBU. Depo Sanggaran berada di Kota Denpasar, sedangkan Depo Manggis berada di Kabupaten Karangasem. BBM tersedia di terminal, tetapi penyalurannya ke SPBU dapat terganggu oleh keterlambatan distribusi dan pembelian bersamaan.
Koster meminta masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan. Pemerintah Provinsi Bali menilai distribusi berangsur normal setelah pasokan tambahan dikirim. Keluhan pelaku usaha wisata tetap menjadi konteks penting karena kendaraan tur, penjemputan bandara, dan perjalanan antarkabupaten bergantung pada ketersediaan BBM di SPBU.
Untuk pembaca di Denpasar, Badung, Gianyar, Buleleng, dan Karangasem, perubahan yang perlu diperhatikan hari itu adalah kembalinya pasokan ke wilayah yang sebelumnya mengalami kekosongan. Ketersediaan di SPBU tetap dapat berbeda menurut lokasi, sehingga perjalanan sebaiknya menyesuaikan kondisi pengisian setempat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kontingen Karangasem Raih Dua Juara FTBI Bali 2026
Kontingen Karangasem meraih dua juara pertama FTBI Bali 2026 melalui mapidarta bahasa Bali putra SD dan mesatua Bali putra SMP. Penutupan dijadwalkan…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga




