Bali Aktual

Selasa, 20 Oktober 2026

Koster Sebut Stok BBM Bali Cukup 12 Hari

Pada 19 Oktober 2026, Wayan Koster menyebut stok Pertalite 30 juta liter dan Pertamax 10 juta liter cukup sekitar 12 hari. Pasokan ke wilayah yang sempat kosong dikirim kembali.

Oleh

· 2 menit baca

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster menyebut stok Pertalite 30 juta liter dan Pertamax 10 juta liter pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan kecukupan sekitar 12 hari. Ia juga menyatakan pasokan ke Buleleng dan Karangasem telah dikirim kembali.

Koster mengatakan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tidak mengganggu pariwisata Bali. Menurut dia, jumlah penerbangan internasional dan kunjungan wisatawan mancanegara pada Oktober 2026 meningkat. Penerbangan domestik juga disebut naik.

Pernyataan itu disampaikan setelah muncul keluhan dari pelaku usaha wisata. Sejumlah pengemudi dan agen perjalanan menyebut antrean BBM menghambat penjemputan tamu, layanan transportasi, dan tur. Gangguan tersebut terutama terasa ketika pasokan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terlambat tiba.

Koster menyebut persoalan distribusi sempat terjadi di luar kawasan Denpasar, Badung, dan Gianyar. Di Karangasem, beberapa SPBU sempat kehabisan BBM, tetapi pasokan tambahan kemudian didatangkan. Pengiriman juga diarahkan kembali ke wilayah Bali Utara, termasuk Buleleng.

Stok BBM dan distribusi menentukan kelancaran perjalanan wisata

Bagi pembaca yang bepergian hari itu, kabar stok di tingkat depo memberi gambaran berbeda dari kondisi antrean di SPBU. Depo Sanggaran berada di Kota Denpasar, sedangkan Depo Manggis berada di Kabupaten Karangasem. BBM tersedia di terminal, tetapi penyalurannya ke SPBU dapat terganggu oleh keterlambatan distribusi dan pembelian bersamaan.

Koster meminta masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan. Pemerintah Provinsi Bali menilai distribusi berangsur normal setelah pasokan tambahan dikirim. Keluhan pelaku usaha wisata tetap menjadi konteks penting karena kendaraan tur, penjemputan bandara, dan perjalanan antarkabupaten bergantung pada ketersediaan BBM di SPBU.

Untuk pembaca di Denpasar, Badung, Gianyar, Buleleng, dan Karangasem, perubahan yang perlu diperhatikan hari itu adalah kembalinya pasokan ke wilayah yang sebelumnya mengalami kekosongan. Ketersediaan di SPBU tetap dapat berbeda menurut lokasi, sehingga perjalanan sebaiknya menyesuaikan kondisi pengisian setempat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.