Denpasar Evaluasi Trans Metro Dewata Saat Antrean BBM Melandai
Pemkot Denpasar akan mengevaluasi kapasitas, frekuensi perjalanan, rute, dan konektivitas Trans Metro Dewata setelah keterisian meningkat saat antrean BBM.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Pemerintah Kota Denpasar pada Senin, 19 Oktober 2026, menyatakan keterisian Trans Metro Dewata meningkat saat antrean bahan bakar minyak terjadi dan akan mengevaluasi layanan transportasi massal.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan kenaikan jumlah penumpang menunjukkan Trans Metro Dewata dapat menjadi pilihan ketika masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak. Pemerintah kota menilai layanan ini perlu diperkuat agar mampu menampung lebih banyak penumpang.
Evaluasi akan mencakup kapasitas bus, frekuensi perjalanan, rute, dan konektivitas antarkawasan. Pemerintah Kota Denpasar juga tetap memantau kondisi antrean di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum di Denpasar melalui tim respons cepat di bawah komando Wali Kota Denpasar.
Evaluasi Trans Metro Dewata menentukan pilihan perjalanan warga Denpasar
Bagi warga di Kota Denpasar, evaluasi ini dapat memengaruhi kemudahan memakai angkutan umum dalam kegiatan sehari-hari, terutama ketika pasokan bahan bakar atau penggunaan kendaraan pribadi terganggu. Keterisian yang meningkat menjadi dasar pemerintah untuk melihat apakah kapasitas dan jadwal yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan penumpang.
Rencana tersebut tidak hanya menyasar jumlah bus. Pemerintah kota juga akan menilai perjalanan, jalur layanan, serta hubungan antarwilayah agar Trans Metro Dewata tidak berhenti sebagai pilihan ketika antrean bahan bakar terjadi. Penguatan transportasi massal dipandang sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan bahan bakar minyak.
Untuk saat ini, perubahan yang diumumkan adalah evaluasi layanan. Sumber tidak menyebutkan perubahan tarif, jadwal keberangkatan, atau rute yang langsung berlaku pada 19 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Kunjungan Penglipuran Tetap Stabil Saat BBM Langka
Pengelola Desa Wisata Penglipuran menyebut rata-rata kunjungan Januari hingga Oktober mencapai 2.100 orang per hari. Wisatawan domestik masih mendomin…
Terbaru di Pariwisata
Baca juga





