Antrean SPBU Bali Menyusut pada Hari Pertama Aturan Pelat BBM
Antrean di sejumlah SPBU Bali berkurang drastis pada 17 Oktober 2026, hari pertama pengaturan BBM bersubsidi berdasarkan angka terakhir pelat kendaraan.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Antrean di SPBU Bali berkurang drastis pada Sabtu, 17 Oktober 2026, hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM bersubsidi.
Aturan ini berlaku di seluruh Provinsi Bali sampai Senin, 19 Oktober 2026. Pada 17 Oktober, kendaraan dengan angka terakhir nomor polisi ganjil mendapat giliran mengisi BBM. Kendaraan dengan nomor polisi genap mendapat giliran pada 18 Oktober.
Di SPBU dekat kampus ITB Stikom Bali, antrean masih meluber ke jalan, tetapi hanya beberapa meter. Antrean di tiga SPBU lain juga jauh berkurang dibanding sehari sebelumnya. Sejumlah polisi tetap berjaga untuk mengatur pelayanan.
Antrean lebih pendek, tetapi giliran pelat tetap perlu diperhatikan
Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten Badung, perubahan yang berlaku hari itu adalah penyesuaian waktu pengisian dengan angka terakhir pelat kendaraan. Pembeli BBM bersubsidi perlu memastikan pelatnya sesuai dengan tanggal layanan sebelum menuju SPBU.
Penerapan ganjil-genap ditujukan untuk mempercepat pengisian BBM dan mengurai antrean. Pengaturan pembelian BBM bersubsidi tersebut berlangsung selama tiga hari. Kendaraan dengan pelat nomor ganjil mendapat giliran pada hari pertama, sedangkan kendaraan berpelat genap mengikuti jadwal pada hari berikutnya.
Dengan demikian, pada 17 Oktober 2026 kendaraan berpelat ganjil dilayani di SPBU Bali. Pengaturan berikutnya berlangsung pada 18 Oktober untuk kendaraan berpelat genap, dan kebijakan dijadwalkan berakhir pada 19 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini


