Dispar Badung Imbau Industri Pariwisata Efisienkan Perjalanan Saat Kendala BBM
Dinas Pariwisata Badung meminta pelaku usaha mengatur rute, menggabungkan penjemputan, dan menyiapkan transportasi alternatif. Asita Bali belum mencatat pembatalan kunjungan.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jimbaran — Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mengimbau pelaku industri pariwisata mengefisienkan perjalanan wisata pada 16 Oktober 2026 di tengah kendala pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan kemacetan di sejumlah ruas Bali.
Mengapa ini penting: Pelaku usaha pariwisata di Badung diminta menyesuaikan perjalanan wisata, sementara Asita Bali belum mencatat pembatalan kunjungan akibat kendala BBM.
Menurut Tribun Bali, efisiensi itu dapat dilakukan dengan mengatur rute perjalanan, menggabungkan penjemputan tamu, dan menyiapkan alternatif transportasi. Dinas Pariwisata Badung juga meminta pelaku usaha menjaga kualitas pelayanan serta menyampaikan kondisi perjalanan secara proaktif kepada wisatawan.
Imbauan tersebut disampaikan ketika antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengganggu lalu lintas. Pemerintah daerah mengingatkan pelaku usaha agar informasi mengenai kondisi BBM disampaikan secara akurat dengan mengacu pada sumber resmi.
Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali, I Putu Winastra, mengatakan belum ada pembatalan kunjungan wisatawan akibat kondisi tersebut. Namun, biro perjalanan mengubah sebagian rencana tur untuk menyesuaikan kemacetan.
Dalam laporan Bali Post, Winastra menyebut perjalanan yang semula menuju Tanah Lot dialihkan ke destinasi yang lebih dekat atau lebih lengang. Penyesuaian itu dilakukan agar wisatawan tetap dapat menjalankan kegiatan wisata tanpa membatalkan seluruh agenda.
Asita Bali menilai kemacetan menyulitkan pengaturan jadwal, terutama untuk perjalanan menggunakan kendaraan kecil seperti mobil van. Wisatawan, menurut Winastra, memahami perubahan rencana setelah mendapat penjelasan mengenai situasi lalu lintas.
Dinas Pariwisata Badung menyatakan pemerintah terus berkoordinasi dan menangani distribusi BBM sesuai kewenangan untuk mengurangi dampaknya terhadap masyarakat dan sektor pariwisata.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kabupaten/Kota
Pertamina Masukkan 20 Juta Liter Pertalite ke Bali
Pertamina memasok 20 juta liter Pertalite ke Bali melalui dua kapal tanker pada Jumat, 16 Oktober 2026. Layanan PDS di Denpasar dibatasi 3 liter per p…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga


