Kebutuhan BBM SPBU Denpasar Naik Dua Kali Lipat
Kebutuhan BBM di sejumlah SPBU Kota Denpasar naik dua kali lipat lebih dibandingkan hari biasa. Pemulihan diperkirakan paling lambat Senin (19/10), bergantung pada distribusi.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) meningkat hingga dua kali lipat lebih pada Jumat (16/10), setelah Gubernur Bali Wayan Koster memantau SPBU di Kota Denpasar.
Pemantauan dilakukan sejak Kamis (15/10) malam hingga Jumat (16/10) dini hari. Wayan Koster didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi. Mereka meninjau SPBU di Denpasar Selatan, Denpasar Timur, Renon, Jalan Teuku Umar, dan kawasan Puputan.
Kegiatan berlangsung selama lima jam, mulai pukul 22.00 hingga pukul 03.00 WITA. Dari sejumlah SPBU yang dipantau, BBM masih tersedia, tetapi permintaan yang tinggi secara bersamaan menekan kelancaran distribusi pasokan.
Dewa Nyoman Rai Dharmadi menyebut kebutuhan BBM meningkat hingga dua kali lipat, bahkan lebih, dibandingkan hari-hari biasa sebelum antrean terjadi. Artinya, antrean kendaraan di SPBU belum otomatis menunjukkan seluruh stok BBM habis; tekanan utamanya berada pada tingginya permintaan dan penyaluran pasokan.
Lonjakan permintaan mengubah waktu pengisian BBM di Denpasar
Bagi pembaca di Kota Denpasar, perubahan yang perlu diperhatikan hari ini adalah waktu tunggu di SPBU dapat dipengaruhi oleh kedatangan kendaraan secara bersamaan. Wilayah yang masuk dalam pemantauan meliputi Kecamatan Denpasar Selatan dan Kecamatan Denpasar Timur, selain Renon, Jalan Teuku Umar, serta kawasan Puputan.
Pemerintah daerah memantau kondisi tersebut untuk melihat ketersediaan BBM dan kelancaran distribusinya. Informasi dari pemantauan menyebutkan BBM masih ada di sejumlah SPBU yang didatangi, sementara kebutuhan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Dewa Nyoman Rai Dharmadi memperkirakan kondisi berangsur membaik paling lambat Senin (19/10). Perkiraan itu tetap bergantung pada perkembangan penanganan distribusi di lapangan.
Dengan demikian, perubahan yang dapat digunakan pembaca hari ini adalah memperhitungkan antrean di SPBU wilayah Denpasar Selatan, Denpasar Timur, Renon, Jalan Teuku Umar, dan kawasan Puputan sampai distribusi kembali lebih lancar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Kapal Terakhir Pasokan BBM Bali Tiba 16 Oktober
Pertamina Patra Niaga menjadwalkan pasokan tambahan 26.200 kiloliter BBM ke Bali melalui Sanggaran dan Manggis. Kedatangan terakhir berlangsung 16 Okt…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga




