Krisis BBM Telatkan Penjemputan Turis ke Ubud dan Seminyak
Dua tamu terlambat dijemput dari hotel untuk tur ke Ubud dan Seminyak pada 13 Oktober 2026. Gangguan BBM membuat wisatawan mengubah rencana dan beraktivitas di sekitar hotel.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Dua tamu terlambat dijemput dari hotel untuk tur ke Ubud dan Seminyak pada Selasa, 13 Oktober 2026, setelah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mengganggu operasional transportasi wisata di Bali.
Gustu Kompyang, pengemudi sekaligus pemandu wisata Mister Bali Tour & Travel, mengatakan pengemudi tidak dapat memenuhi sebagian jadwal penjemputan karena waktu tersita untuk mencari dan mengantre BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Dalam kasus dua tamu tersebut, gangguan penjemputan membuat jadwal perjalanan mereka berubah.
Wisatawan akhirnya memilih kegiatan di sekitar hotel. Sejumlah tamu lain tidak dapat dijemput dan sebagian rencana perjalanan harus diubah karena kendaraan kesulitan mendapatkan bensin. Dua unit mobil kecil milik usaha Gustu belum dapat beroperasi.
Penjemputan tur di Bali perlu dikonfirmasi ulang
Perubahan ini berdampak langsung pada pembaca yang memiliki tur atau transfer hotel di Denpasar, Badung, dan Gianyar, termasuk kawasan Ubud dan Seminyak. Ubud berada di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Seminyak berada di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung; kawasan Kuta di Kabupaten Badung perlu dibedakan dari Kuta Mandalika di Lombok.
Kelangkaan BBM juga menghambat layanan transportasi wisata di wilayah strategis seperti Denpasar, Badung, dan Gianyar. Pengemudi harus berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki bahan bakar, sementara tidak semua SPBU menyediakan solar. Waktu untuk antre tersebut mengurangi waktu operasional yang seharusnya dipakai menjemput tamu dan menjalankan tur.
Karena itu, pembaca yang bepergian pada hari yang sama perlu menghubungi penyedia tur atau hotel untuk memastikan ulang waktu penjemputan, titik temu, dan kemungkinan perubahan rute. Jika kendaraan belum tersedia, aktivitas di sekitar hotel menjadi pilihan dalam kasus ini.
Antrean BBM di Bali mencapai puncak pada 13–14 Oktober 2026 dan berdampak pada keterlambatan perjalanan, perubahan jadwal tur, distribusi barang, serta biaya operasional pelaku usaha. Tidak ada jadwal pemulihan khusus untuk penjemputan dua tamu tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Pariwisata
Baca juga




