Bali Aktual

Senin, 19 Oktober 2026

Pasokan BBM Terbatas, Kunjungan Wisatawan ke Lovina Turun 70–80 Persen

Kunjungan wisatawan ke Lovina, Buleleng, turun 70–80 persen dalam 4 hingga 5 hari terakhir karena pasokan BBM terbatas. Pendapatan pelaku wisata turun hingga 90 persen.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pantai di Lovina, Bali.
Ilustrasi: Pantai di Lovina, Bali. · Foto: DayakSibiriak / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Lovina — Kunjungan wisatawan ke kawasan Lovina, Kabupaten Buleleng, turun 70–80 persen dalam 4 hingga 5 hari terakhir akibat terbatasnya pasokan bahan bakar minyak (BBM). Penurunan ini disampaikan pelaku wisata Nyoman Arya Astawa pada Minggu 18 Oktober 2026.

Wisata bahari, termasuk aktivitas melihat lumba-lumba, ikut terdampak karena operasional perahu bergantung pada ketersediaan BBM. Pelaku usaha restoran dan usaha pariwisata lain di kawasan Lovina juga merasakan penurunan kunjungan.

Arya menyebut pendapatannya turun hingga 90 persen. Pada hari normal, pendapatan yang ia gambarkan sekitar Rp 1 juta, sedangkan dalam beberapa hari terakhir paling banyak Rp 50 ribu. Ia mengatakan kondisi itu terjadi ketika BBM mulai sulit diperoleh di Buleleng.

Kelangkaan BBM mengubah aktivitas wisata bahari di Lovina

Bagi pembaca yang hendak berwisata ke Lovina hari ini, ketersediaan BBM menjadi faktor yang perlu diperhitungkan sebelum memesan perjalanan laut. Kegiatan melihat lumba-lumba membutuhkan bahan bakar untuk perahu, sehingga gangguan pasokan dapat memengaruhi keberangkatan dan pendapatan pelaku wisata.

Keterbatasan persediaan BBM juga terjadi di sejumlah SPBU di Buleleng, termasuk kawasan wisata Pantai Lovina. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan stok Pertalite dan Biosolar tersedia untuk melayani masyarakat serta menyiagakan SPBU yang beroperasi 24 jam di beberapa wilayah Bali, termasuk Buleleng.

Dampak di lapangan belum merata bagi kegiatan wisata bahari. Belum ada jadwal pemulihan kunjungan atau perubahan tarif perjalanan perahu yang disebutkan.

Pembaca sebaiknya memastikan ketersediaan BBM dan jadwal keberangkatan langsung kepada pelaku wisata sebelum menuju Lovina. Untuk hari ini, perubahan yang paling terasa adalah berkurangnya kunjungan dan terganggunya operasional wisata bahari; belum ada penutupan kawasan atau tarif baru.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.