Kunjungan Penglipuran Tetap Stabil Saat BBM Langka
Pengelola Desa Wisata Penglipuran menyebut rata-rata kunjungan Januari hingga Oktober mencapai 2.100 orang per hari. Wisatawan domestik masih mendominasi.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Bangli — Pengelola Desa Wisata Penglipuran mencatat rata-rata 2.100 kunjungan per hari pada periode Januari hingga Oktober 2026, tanpa penurunan signifikan akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berlangsung hampir sepekan.
Kepala Unit Usaha Desa Wisata Penglipuran, I Made Ambarsika Abdi, menyampaikan angka itu pada Minggu, 18 Oktober 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi kunjungan ke desa wisata di Kabupaten Bangli, Kecamatan Bangli.
Menurut pengelola, kunjungan tetap terbantu oleh rombongan yang sudah merencanakan perjalanan jauh-jauh hari sebelum krisis BBM. Laporan lain pada 15 Oktober juga mencatat kunjungan harian berada di sekitar 2.100 orang dan masih sesuai dengan daya dukung desa. Sebagian rombongan datang menggunakan bus.
Kunjungan tetap berjalan, tetapi akses perjalanan perlu dipantau
Bagi pembaca yang hendak menuju Penglipuran hari ini, informasi utamanya bukan perubahan tarif atau penutupan destinasi, melainkan kondisi bahan bakar di sepanjang jalur perjalanan. Kelangkaan BBM belum menurunkan kunjungan secara signifikan, tetapi pengelola mencermati kemungkinan dampaknya jika berlangsung lebih lama.
Situasi ini terutama berkaitan dengan pengemudi dan pemandu wisata yang bergantung pada ketersediaan BBM. Pengelola menyatakan masih memantau perkembangan sambil menjaga kualitas destinasi dan pelayanan wisatawan.
Belum ada perubahan jadwal kunjungan atau pengumuman penutupan dalam laporan yang tersedia. Pembaca dapat tetap merencanakan perjalanan, sambil memeriksa ketersediaan BBM dan menyesuaikan moda transportasi sebelum berangkat dari wilayah masing-masing.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Disperindag Bali Waspadai Kenaikan Harga Pangan hingga 20 Persen
Pemantauan Disperindag Bali per 14 Oktober mencatat kenaikan pada tujuh dari 20 komoditas. Gangguan pasokan tiga hingga lima hari berisiko mendorong h…
Terbaru di Pariwisata
Baca juga





