BPBD Karangasem Salurkan 18.000 Liter Air ke Kecag Balung
BPBD Karangasem bersama PMI dan UPTD Telaga Waja menyalurkan 18.000 liter air pada 21 Oktober 2026 ke Kecag Balung dan SDN 3 Jungutan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Dusun Kecag Balung — BPBD Karangasem bersama PMI Karangasem dan UPTD Telaga Waja menyalurkan 18.000 liter air bersih pada 21 Oktober 2026. Sebanyak 13.000 liter dikirim ke Dusun Kecag Balung, sedangkan 5.000 liter lainnya untuk SDN 3 Jungutan.
Mengapa ini penting: Distribusi 28.000 liter air pada 20–21 Oktober membantu memenuhi kebutuhan 556 keluarga, 1.794 jiwa, dan 100 siswa di wilayah terdampak.
Distribusi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan pasokan air. Penyaluran ke sekolah juga ditujukan untuk mendukung kebutuhan air selama kegiatan belajar-mengajar, menurut laporan NusaBali.
Sehari sebelumnya, BPBD Karangasem bersama Balai Wilayah Sungai Bali Penida menyalurkan 10.000 liter air ke Dusun Kecag Balung. Dengan demikian, total distribusi pada 20 dan 21 Oktober mencapai 28.000 liter.
Menurut data BPBD Karangasem yang dikutip NusaBali, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 556 kepala keluarga atau 1.794 jiwa serta 100 siswa. NusaBali menyebut Kepala Pelaksana BPBD Karangasem I Made Aditya Sugiharta sebagai pihak yang menjelaskan tujuan distribusi itu.
Desa Seraya memiliki empat dusun yang belum terlayani jaringan air bersih, yakni Taman, Kecag Balung, Ijo Gading, dan Kayu Wit. Tiga wilayah yang disebut paling rawan kekurangan air adalah Taman, Kecag Balung, dan Ijo Gading.
Balipost melaporkan bahwa krisis air di Seraya dipicu musim kemarau panjang. Dalam laporan yang diperbarui pada 21 Oktober, BPBD disebut telah menyalurkan 5.000 liter air ke Kecag Balung pada 20 Oktober untuk 516 kepala keluarga atau 1.694 jiwa.
Perbedaan angka penerima dalam dua laporan tersebut berkaitan dengan cakupan distribusi yang dilaporkan. NusaBali mencatat penyaluran 20 dan 21 Oktober di Kecag Balung serta SDN 3 Jungutan, sedangkan Balipost melaporkan penyaluran 20 Oktober di Kecag Balung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Seluruh Jalur Gunung Agung Ditutup hingga 5 November 2026
Seluruh jalur pendakian Gunung Agung ditutup 21 Oktober sampai 5 November 2026 selama Pujawali Purnama Kalima di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlang…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





