BMKG Pastikan Bali Tidak Terdampak Sebaran Asap Karhutla
BMKG memastikan Bali belum terdampak sebaran asap karhutla hingga 20 Oktober 2026. Peta pemantauan menempatkan wilayah terdampak di sejumlah daerah Sumatera dan Kalimantan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — BMKG memastikan Bali tidak terdampak sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 20 Oktober 2026.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Bali, Aminudin Al Roniri, menyampaikan kepastian itu pada Selasa, 20 Oktober 2026. Peta sebaran asap menunjukkan wilayah terdampak berada di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan, sedangkan Bali berada di luar area yang ditandai.
Koordinator pemantauan juga menjelaskan bahwa sebaran asap bergerak ke arah barat laut dan utara karena pengaruh angin dari arah timur hingga tenggara. Dengan kondisi itu, dugaan asap karhutla dari Kalimantan telah sampai ke Pulau Dewata belum didukung hasil pemantauan.
Yang perlu diperhatikan warga Bali hari ini
Langit abu-abu gelap atau keluhan udara di Bali tidak dapat langsung disimpulkan sebagai dampak asap karhutla dari Kalimantan. Pembaca di Denpasar dan kabupaten lain perlu membedakan informasi pemantauan asap lintas wilayah dari kemungkinan sumber lokal, termasuk pembakaran lahan atau sampah.
BPBD Bali berkoordinasi dengan BMKG dan belum menemukan pergerakan asap karhutla Kalimantan yang melintasi atau memasuki ruang udara Bali. BPBD juga menyatakan kabut yang terlihat bukan dipicu asap karhutla Kalimantan.
Karhutla lokal tetap menjadi perhatian. BPBD Bali mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah pada periode 12–18 Oktober 2026, sehingga warga tetap perlu menghindari pembakaran terbuka dan melaporkan asap atau api kepada aparat setempat. Untuk hari ini, Bali belum masuk wilayah terdampak sebaran asap karhutla.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Lingkungan

Baca juga





