PAD Tabanan Capai Rp493,26 Miliar hingga 19 Oktober 2026
PAD Kabupaten Tabanan baru mencapai Rp493,26 miliar hingga 19 Oktober 2026, atau 53,20 persen dari target Rp927,17 miliar. Pajak daerah menjadi komponen terbesar.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Singasana — Pendapatan asli daerah Kabupaten Tabanan mencapai Rp493,26 miliar atau 53,20 persen dari target Rp927,17 miliar hingga 19 Oktober 2026.
Data rekapitulasi Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan pajak daerah menjadi komponen terbesar, dengan realisasi Rp342,11 miliar atau 76,79 persen dari target Rp445,50 miliar. Retribusi daerah tercatat Rp97,74 miliar atau 44,41 persen dari target Rp220,08 miliar.
Dua komponen lain juga masuk dalam rekapitulasi. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi Rp9,56 miliar atau 88,36 persen dari target Rp10,82 miliar. Sementara itu, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah baru mencapai Rp43,85 miliar atau 17,49 persen dari target Rp250,77 miliar.
Realisasi pajak menjadi angka utama bagi pembaca Tabanan
Angka ini penting untuk membaca ruang fiskal Kabupaten Tabanan, termasuk pembiayaan layanan dan program daerah yang bersumber dari pendapatan daerah. Bagi krama di delapan kecamatan Tabanan, capaian pajak dan retribusi memberi gambaran bahwa penerimaan daerah masih berjalan sebelum penutupan tahun anggaran.
Secara keseluruhan, pendapatan daerah Kabupaten Tabanan mencapai Rp1,526 triliun atau 69,98 persen dari target Rp2,181 triliun. Pendapatan transfer terealisasi Rp1,032 triliun atau 82,30 persen dari target Rp1,254 triliun.
Informasi ini tidak mengubah tarif atau jadwal layanan pada 19 Oktober 2026. Yang berubah bagi pembaca adalah gambaran terbaru posisi penerimaan Kabupaten Tabanan: PAD tercatat 53,20 persen dari target, dengan pajak daerah mencapai 76,79 persen dan retribusi daerah 44,41 persen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga




