Golkar DPRD Denpasar Usulkan Dana Tanah SMP Negeri Baru 2027
Fraksi Partai Golkar DPRD Denpasar mengusulkan penambahan belanja modal tanah dalam Rancangan APBD 2027 untuk pengadaan lahan SMP negeri baru.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar mengusulkan penambahan belanja modal tanah dalam Rancangan APBD Kota Denpasar 2027 untuk pengadaan lahan bagi pembangunan SMP negeri baru di kota itu.
Menurut laporan Tribun Bali, usulan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan Rancangan APBD 2027 dan dikaitkan dengan aspirasi masyarakat yang meminta penambahan SMP negeri baru.
Detik Bali mencatat, melalui juru bicara fraksi, Golkar menyampaikan beberapa catatan dalam pembahasan anggaran daerah, termasuk usulan penambahan belanja modal tanah untuk pembangunan SMP negeri baru.
Pemkot Denpasar belum memiliki lahan
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyatakan usulan penambahan SMP negeri baru akan menjadi perhatian pemerintah kota.
Namun ia menegaskan, saat ini pemerintah kota belum memiliki lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan sekolah baru tersebut.
“Saat ini kan kita belum ada lahan. Kalau ada lahan tentu kita akan sikapi,” ujar Jaya Negara dalam pernyataannya yang dikutip Tribun Bali.
Menurut Jaya Negara, pemerintah kota akan mempertimbangkan usulan penambahan SMP negeri baru apabila tersedia lahan yang sesuai.
Rincian usulan Fraksi Golkar
Laporan Tribun Bali menyebutkan, Fraksi Partai Golkar meminta penambahan pos belanja modal tanah dalam Rancangan APBD Kota Denpasar 2027 dengan peruntukan khusus pengadaan lahan SMP negeri baru.
Detik Bali menulis, Fraksi Golkar melalui salah satu wakilnya menyampaikan bahwa pembangunan SMP negeri baru perlu difasilitasi, antara lain melalui pengadaan lahan sebagai prasyarat.
Dalam pemberitaan yang sama, Golkar mengaitkan usulan tersebut dengan kebutuhan penambahan daya tampung SMP negeri di Denpasar agar dapat menampung lulusan SD yang terus meningkat.
Data pokok usulan yang terekam dalam dua pemberitaan itu adalah:
- Pengusul: Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar.
- Peruntukan: Pengadaan tanah untuk pembangunan SMP negeri baru.
- Dokumen anggaran: Rancangan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2027.
Prioritas pembangunan Pemkot
Dalam kesempatan yang sama, Jaya Negara menyampaikan bahwa pemerintah kota memiliki sejumlah program pembangunan yang menjadi prioritas saat ini.
Ia menyebut pembangunan dan pengembangan RSUD Wangaya yang sedang berjalan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah kota bersama wakil wali kota.
Jaya Negara juga menyinggung rencana pembangunan civic center untuk fasilitas olahraga sebagai program prioritas lainnya.
Dalam pemberitaan lain, Jaya Negara menjelaskan bahwa pengembangan RSUD Wangaya dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dan memerlukan anggaran ratusan miliar rupiah untuk peningkatan infrastruktur dan layanan rumah sakit.
Posisi usulan SMP negeri baru
Berdasarkan pernyataan Jaya Negara, usulan pengadaan tanah untuk pembangunan SMP negeri baru di Denpasar saat ini masih berada pada tahap pembahasan dalam kerangka Rancangan APBD 2027.
Usulan tersebut belum dituangkan dalam keputusan final mengenai pembangunan sekolah baru, dan pemerintah kota menempatkan ketersediaan lahan sebagai syarat utama sebelum melangkah ke tahap perencanaan fisik.
Dalam beberapa pernyataan kebijakan, pemerintah kota sebelumnya memasukkan pembangunan SMP negeri baru sebagai bagian dari misi penyediaan layanan pendidikan dan pemerataan akses pendidikan di Denpasar, seiring dengan pengembangan RSUD Wangaya dan pembangunan fasilitas olahraga.
Realisasi usulan SMP negeri baru akan bergantung pada pembahasan lanjutan penyusunan APBD 2027, keputusan politik di DPRD, serta pemenuhan prasyarat lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang kota.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Oktoberfest Bali Digelar 16–17 Oktober 2026 di Denpasar
Oktoberfest dijadwalkan kembali digelar di Das Bistro by Mama’s, Pemogan, Denpasar Selatan, pada 16–17 Oktober 2026. Acara berlangsung pukul 17.00–24.…
Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga




