Bali Aktual

Selasa, 22 September 2026

BPD Bali Catat Laba Rp945 Miliar hingga Agustus 2026

Bank BPD Bali melaporkan aset, kredit, dan laba tumbuh hingga Agustus 2026 dalam rapat pemegang saham di Denpasar. Laba tercatat Rp945 miliar, sementara kredit mencapai Rp26,201 miliar dan aset Rp44,164 miliar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Denpasar — Manajemen Bank BPD Bali memaparkan kinerja hingga Agustus 2026 dalam rapat bersama pemegang saham di kantor pusat bank, Rabu, 9 September 2026. Dalam keterangan resmi dan laporan DetikBali, bank pelat merah daerah itu membukukan laba Rp945 miliar, tumbuh 8,14 persen secara tahunan.

Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan masukan pemegang saham akan menjadi pedoman untuk memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan kualitas layanan. Ia menyebut bank perlu tetap adaptif menghadapi dinamika ekonomi dan industri perbankan.

Aset dan modal naik

Hingga Agustus 2026, aset BPD Bali tercatat Rp44.164 miliar, naik 6,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Modal inti juga tumbuh 21,08 persen menjadi Rp6.253 miliar.

Dengan permodalan itu, rasio kecukupan modal atau CAR berada di level 30,59 persen. Bank juga mencatat dana pihak ketiga Rp36.317 miliar, tumbuh 4 persen secara tahunan.

Komposisi dana murah ikut menguat. Giro naik 13,65 persen dan rasio CASA tercatat 66,47 persen. Dari sisi efisiensi, BOPO berada pada level 59,29 persen.

Kredit produktif menguat

Penyaluran kredit tumbuh 7,03 persen menjadi Rp26.201 miliar. Kredit UMKM naik 14,52 persen dan mencapai Rp14.154 miliar.

Bank menyebut porsi kredit produktif sudah mencapai 62,39 persen dari total portofolio kredit. Kualitas aset juga terjaga, dengan rasio NPL gross 1,03 persen dan Loan at Risk 3,30 persen.

Dalam keterangan resmi, BPD Bali menyebut pencapaian itu berdasarkan Laporan Publikasi Keuangan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan per Juli 2026, yang menempatkan bank tersebut di posisi kedua laba terbesar di antara 10 BPD di Indonesia dan masuk enam besar dari sisi aset.

Pertemuan 9 September 2026 itu menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus pembahasan arah bisnis bank hingga akhir tahun. Dua sumber yang memuat laporan itu sama-sama menampilkan angka kinerja pokok yang identik, termasuk laba Rp945 miliar, aset Rp44.164 miliar, dan kredit Rp26.201 miliar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.