Bali Aktual

Kamis, 5 November 2026

Mengapa pariwisata penting bagi prospek ekonomi Bali 2026

Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Bali 2026 tumbuh 5,4–5,9 persen. Pariwisata dipakai sebagai indikator untuk membaca usaha, konsumsi, dan harga.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kolam renang di sebuah resor tropis dengan deretan pohon kelapa dan kursi santai.
Ilustrasi: Kolam renang di sebuah resor tropis dengan deretan pohon kelapa dan kursi santai. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Denpasar — Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Bali pada 2026 tumbuh dalam kisaran 5,4–5,9 persen, sementara Gubernur Bali Wayan Koster menyebut pariwisata sebagai indikator penting pertumbuhan ekonomi Bali pada 30 Oktober 2026.

Indikator itu dibaca dari perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik. Pergerakan wisatawan membantu melihat kondisi dunia usaha, perilaku konsumen, serta pergerakan harga di Bali. Sektor pariwisata juga disebut berkontribusi sekitar 66 persen terhadap perekonomian Bali pada 2025.

Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali memperkirakan ekonomi Bali tetap tumbuh positif pada 2026. Dalam laporan perekonomian provinsi, Bank Indonesia juga menyebut kinerja sektor terkait pariwisata tetap menjadi motor utama pertumbuhan, meski sedikit termoderasi oleh gejolak geopolitik global.

Mengapa prospek ekonomi Bali penting bagi pembaca

Bagi pelaku usaha di Denpasar dan kabupaten lain di Bali, angka pertumbuhan ini memberi konteks untuk membaca permintaan pada akomodasi, restoran, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah, serta jasa perjalanan wisata. Bagi krama dan warga desa adat, perubahan arus wisatawan dapat memengaruhi aktivitas ekonomi yang terhubung dengan budaya, lingkungan, dan layanan sehari-hari.

Perkembangan pariwisata tidak hanya terlihat dari jumlah kunjungan. Bank Indonesia mengaitkan prospek ekonomi Bali dengan ketahanan sektor pertanian dan pariwisata serta inflasi yang tetap terkendali. Karena itu, kunjungan wisatawan menjadi salah satu ukuran yang dipantau bersama kegiatan usaha dan pergerakan harga.

Informasi ini berlaku untuk seluruh Bali, termasuk Kota Denpasar serta kabupaten dan kecamatan yang menerima manfaat dari rantai usaha pariwisata. Tidak ada perubahan tarif, jadwal, jalur, atau tenggat layanan publik yang diumumkan dalam laporan tersebut pada hari ini.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.