Bali Aktual

Kamis, 5 November 2026

Harga Gula dan Tepung Naik, Pelaku UMKM Denpasar Tertekan

Harga gula pasir di sejumlah pasar Denpasar mencapai Rp19.000 per kilogram, sedangkan tepung terigu naik menjadi Rp135.000 per dus. Pelaku usaha kue menaikkan harga jual dan menghadapi keterbatasan pasokan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bahan pembuat kue seperti gula, tepung, dan mentega dalam mangkuk di atas meja kayu.
Ilustrasi: Bahan pembuat kue seperti gula, tepung, dan mentega dalam mangkuk di atas meja kayu. · Foto: Felicity Tai / Pexels

Kota Denpasar — Harga gula pasir dan tepung terigu meningkat dalam beberapa minggu terakhir, membebani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah bidang kuliner di Denpasar pada 3 November 2026.

Mengapa ini penting: Pelaku usaha kue di Denpasar menghadapi kenaikan biaya gula dan tepung serta keterbatasan pasokan, sehingga sebagian menaikkan harga jual produknya.

Data harga pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar yang dikutip Bali Post mencatat harga gula pasir Rp19.000 per kilogram di Pasar Badung dan Pasar Nyanggelan. Di Pasar Kereneng, harganya Rp18.500 per kilogram.

Harga tersebut melampaui harga eceran tertinggi Rp17.500 per kilogram. Sejumlah bahan juga disebut sulit ditemukan di pasaran.

Pelaku usaha kue rumahan di Ubung Kaja, Denpasar, mengatakan harga gula yang biasa dibelinya naik dari Rp17.000 menjadi Rp18.500 per kilogram. Harga tepung terigu yang sebelumnya Rp114.000 per dus meningkat menjadi Rp135.000 per dus.

Tribun Bali melaporkan pelaku usaha tersebut terpaksa menaikkan harga jual kue untuk mempertahankan kualitas produk. Pembelian tepung ketan juga dibatasi maksimal dua bungkus berukuran 500 gram atau total satu kilogram ketika stok tersedia.

Kenaikan harga tepung impor hingga 16,7 persen dan harga mi instan yang disebut mencapai Rp4.000 per bungkus dinilai berpotensi menekan inflasi, terutama pada kelompok makanan dan minuman. Penilaian itu disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasional, Ida Bagus Raka Suardana, pada 4 November 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.