Inflasi Bali 0,25 Persen pada Oktober, Harga Hortikultura Meningkat
Inflasi bulanan Bali mencapai 0,25 persen pada Oktober 2026. BPS menyebut kemarau panjang menekan produksi hortikultura, sementara kenaikan pakan turut mendorong harga daging babi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat inflasi bulanan Bali sebesar 0,25 persen pada Oktober 2026. Kenaikan harga itu terutama dipengaruhi komoditas hortikultura dan daging babi.
Mengapa ini penting: Harga cabai, sayuran, dan daging babi meningkat pada Oktober 2026, sehingga memengaruhi belanja pangan rumah tangga di Bali.
Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan produksi hortikultura menurun akibat kemarau yang berlangsung panjang, sedangkan kebutuhan masyarakat tetap berjalan. Pernyataan itu disampaikan pada 2 November 2026.
Cabai merah menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,09 persen dan tingkat inflasi 51,43 persen. Cabai rawit menyumbang andil 0,06 persen dengan tingkat inflasi 12,23 persen.
Sawi hijau memberikan andil 0,05 persen dengan tingkat inflasi 55,58 persen. Kol putih atau kubis dan buncis masing-masing menyumbang andil 0,04 persen, dengan tingkat inflasi 51,81 persen dan 30,26 persen.
Menurut Agus, harga daging babi juga naik dengan andil inflasi 0,02 persen dan tingkat inflasi 2,56 persen. Kenaikan itu terutama dipengaruhi harga pakan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Produksi jagung dan dedak, yang menjadi bahan pakan, turut terdampak kemarau.
Secara tahunan, inflasi Bali pada Oktober 2026 mencapai 3,87 persen, melampaui batas atas sasaran inflasi nasional sebesar 3,5 persen, menurut Bali Post. Inflasi tahun kalender Bali tercatat 2,74 persen.
Tabanan mencatat inflasi tahunan tertinggi di antara wilayah penghitungan Indeks Harga Konsumen di Bali, yakni 4,35 persen. Angka inflasi tahunan Badung mencapai 4,16 persen, sedangkan Singaraja 3,67 persen dan Denpasar 3,63 persen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





