Bali Aktual

Selasa, 3 November 2026

Inflasi Bali 0,25 Persen pada Oktober, Harga Hortikultura Meningkat

Inflasi bulanan Bali mencapai 0,25 persen pada Oktober 2026. BPS menyebut kemarau panjang menekan produksi hortikultura, sementara kenaikan pakan turut mendorong harga daging babi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan cabai rawit merah dan jingga yang segar.
Ilustrasi: Tumpukan cabai rawit merah dan jingga yang segar. · Foto: Jeffry Surianto / Pexels

Denpasar — Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat inflasi bulanan Bali sebesar 0,25 persen pada Oktober 2026. Kenaikan harga itu terutama dipengaruhi komoditas hortikultura dan daging babi.

Mengapa ini penting: Harga cabai, sayuran, dan daging babi meningkat pada Oktober 2026, sehingga memengaruhi belanja pangan rumah tangga di Bali.

Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan produksi hortikultura menurun akibat kemarau yang berlangsung panjang, sedangkan kebutuhan masyarakat tetap berjalan. Pernyataan itu disampaikan pada 2 November 2026.

Cabai merah menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,09 persen dan tingkat inflasi 51,43 persen. Cabai rawit menyumbang andil 0,06 persen dengan tingkat inflasi 12,23 persen.

Sawi hijau memberikan andil 0,05 persen dengan tingkat inflasi 55,58 persen. Kol putih atau kubis dan buncis masing-masing menyumbang andil 0,04 persen, dengan tingkat inflasi 51,81 persen dan 30,26 persen.

Menurut Agus, harga daging babi juga naik dengan andil inflasi 0,02 persen dan tingkat inflasi 2,56 persen. Kenaikan itu terutama dipengaruhi harga pakan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Produksi jagung dan dedak, yang menjadi bahan pakan, turut terdampak kemarau.

Secara tahunan, inflasi Bali pada Oktober 2026 mencapai 3,87 persen, melampaui batas atas sasaran inflasi nasional sebesar 3,5 persen, menurut Bali Post. Inflasi tahun kalender Bali tercatat 2,74 persen.

Tabanan mencatat inflasi tahunan tertinggi di antara wilayah penghitungan Indeks Harga Konsumen di Bali, yakni 4,35 persen. Angka inflasi tahunan Badung mencapai 4,16 persen, sedangkan Singaraja 3,67 persen dan Denpasar 3,63 persen.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.