Bali Aktual

Rabu, 4 November 2026

El Niño Ancam Pasokan Pangan Bali hingga Awal 2027

El Niño kuat hingga awal 2027 dan musim hujan yang mundur berisiko menahan pemulihan pasokan pangan Bali. Harga hortikultura masih menjadi tekanan inflasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tanah pertanian yang kering dan pecah-pecah ditumbuhi tanaman hijau kecil.
Ilustrasi: Tanah pertanian yang kering dan pecah-pecah ditumbuhi tanaman hijau kecil. · Foto: Swastik Arora / Pexels

Denpasar — Bank Indonesia Provinsi Bali memperingatkan risiko El Niño kuat hingga awal 2027 dan mundurnya musim hujan terhadap pasokan pangan Bali pada 4 November 2026.

Proyeksi yang dikutip menunjukkan sebagian besar wilayah Bali baru memasuki musim hujan pada Desember 2026. Jeda kemarau yang lebih panjang dapat menghambat pemulihan produksi serta pasokan pangan, terutama tanaman pangan seperti padi dan sejumlah komoditas hortikultura.

Tekanan harga telah terlihat pada cabai merah, cabai rawit, sawi hijau, kol putih, buncis, dan daging babi. Bank Indonesia memperkirakan normalisasi harga setelah kenaikan bulan sebelumnya serta pemulihan pasokan hortikultura secara bertahap dapat menahan tekanan inflasi pada November 2026.

Pasokan pangan menentukan harga di Bali

Bagi pembaca di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, Buleleng, dan kabupaten lain di Bali, perubahan cuaca ini terutama berarti risiko harga bahan pangan yang belum segera turun. Petani subak, yaitu sistem pengelolaan irigasi dan pertanian Bali, menghadapi waktu pemulihan produksi yang lebih lambat ketika hujan datang belakangan.

Bank Indonesia Provinsi Bali menyebut pengendalian inflasi pada dua bulan terakhir 2026 perlu diperkuat agar inflasi Bali tetap berada dalam sasaran 2,5%±1% pada akhir tahun. BMKG juga menyatakan El Niño diprediksi bertahan hingga awal 2027, sementara sebagian wilayah Bali masih berpotensi mengalami kondisi relatif kering.

Yang berubah bagi pembaca hari itu adalah kewaspadaan terhadap harga komoditas harian, khususnya cabai, sayuran, beras, dan daging babi. Belum ada tarif, jadwal layanan, atau penutupan jalur yang diumumkan dalam laporan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.