Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

Wisman Bali Turun 1,15 Persen, PHRI Kejar Target Tujuh Juta

BPS mencatat 5.237.128 kunjungan wisman langsung ke Bali pada Januari-September 2026, turun 1,15 persen secara tahunan. PHRI Bali masih mengejar target tujuh juta kunjungan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kolam renang di sebuah resor tropis dengan kursi santai kayu dan deretan pohon kelapa.
Ilustrasi: Kolam renang di sebuah resor tropis dengan kursi santai kayu dan deretan pohon kelapa. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Denpasar — BPS Provinsi Bali mencatat 5.237.128 kunjungan wisatawan mancanegara langsung ke Bali pada Januari-September 2026, turun 1,15 persen dibandingkan periode yang sama 2025. Data ini disampaikan pada 5 November 2026, sementara PHRI Bali tetap menargetkan tujuh juta kunjungan tahun ini.

Australia menjadi pasar terbesar dengan 1.303.734 kunjungan sepanjang periode tersebut. Setelah Australia, lima pasar utama lainnya ialah China dengan 456.046 kunjungan, India 394.155 kunjungan, Inggris 230.010 kunjungan, dan Korea Selatan 213.072 kunjungan.

Wakil Ketua PHRI Bali I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya menyebut Oktober, November, dan Desember sebagai kesempatan untuk mengejar target. PHRI juga memperkirakan wisatawan Australia masih mendominasi kedatangan ke Bali pada akhir tahun.

Angka wisman menentukan ruang gerak pariwisata Bali

Bagi pelaku usaha di Denpasar dan kabupaten-kabupaten tujuan wisata, angka kumulatif ini menjadi patokan membaca sisa musim kunjungan 2026. Kuta dalam konteks Badung, kawasan Sanur di Denpasar Selatan, serta pusat akomodasi di Badung tetap bergantung pada arus tamu internasional untuk hotel, restoran, transportasi, dan usaha pendukung.

Penurunan 1,15 persen terjadi meskipun kedatangan pada tiga bulan terakhir menunjukkan perbaikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya. BPS Bali memproyeksikan pola pergerakan pada sisa tiga bulan tidak banyak bergeser dari siklus tahun-tahun sebelumnya, dengan harapan jumlahnya meningkat dan melampaui capaian 2025.

Perubahan bagi pembaca hari ini adalah fokus kunjungan dan promosi Bali masih diarahkan ke periode Oktober-Desember. Belum ada perubahan tarif, jadwal penerbangan, atau jalur perjalanan yang disebut dalam laporan. Pembaca yang bekerja di sektor pariwisata dapat memakai data pasar Australia dan tenggat akhir tahun sebagai konteks untuk menyiapkan layanan pada tiga bulan terakhir 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.