Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

Inflasi Denpasar Capai 3,63 Persen pada Oktober 2026

BPS Kota Denpasar mencatat inflasi tahunan 3,63 persen pada Oktober 2026 dengan IHK 115,34. Inflasi bulanan mencapai 0,18 persen dan tahun kalender 3,08 persen.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan paprika aneka warna di dalam sebuah keranjang anyaman.
Ilustrasi: Tumpukan paprika aneka warna di dalam sebuah keranjang anyaman. · Foto: Nick Collins / Pexels

Denpasar — Inflasi tahunan Kota Denpasar mencapai 3,63 persen pada Oktober 2026, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar. Pada periode yang sama, Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 115,34.

Inflasi bulanan Denpasar berada di angka 0,18 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 3,08 persen. Angka ini menunjukkan perubahan harga yang perlu diperhatikan krama dan pelaku usaha di Kota Denpasar, termasuk dalam menyusun belanja rumah tangga serta biaya operasional harian.

Komoditas yang disebut memberi andil terhadap inflasi tahunan antara lain bensin, cabai rawit, kue basah, nasi dengan lauk, sewa rumah, canang sari, sigaret putih mesin, minyak goreng, pepes, air kemasan, bahan bakar rumah tangga, beras, emas perhiasan, daging babi, angkutan udara, ayam goreng, biaya pendidikan taman kanak-kanak, biaya pendidikan akademi atau perguruan tinggi, pemeliharaan atau servis, serta ongkos binatu.

Inflasi Denpasar Mengubah Perhitungan Belanja Harian

Bagi pembaca di Denpasar, data ini menjadi rujukan untuk membandingkan pengeluaran rumah tangga pada Oktober 2026 dengan periode sebelumnya. Tekanan harga tidak hanya datang dari kebutuhan pangan, tetapi juga bahan bakar, sewa rumah, layanan pendidikan, transportasi udara, dan jasa sehari-hari.

Cabai rawit, beras, minyak goreng, daging babi, dan bahan bakar rumah tangga berkaitan langsung dengan kebutuhan dapur. Sementara itu, sewa rumah, biaya pendidikan, pemeliharaan atau servis, serta ongkos binatu dapat memengaruhi anggaran bulanan. Komoditas seperti canang sari dan nasi dengan lauk juga tercatat dalam daftar penyumbang inflasi tahunan.

RRI melaporkan angka Denpasar yang sama, yakni inflasi bulanan 0,18 persen dan inflasi tahunan 3,63 persen pada Oktober 2026. Laporan tersebut juga menyebut kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, sawi hijau, kol putih atau kubis, buncis, daging babi, dan laptop atau notebook sebagai sumber inflasi bulanan.

Perubahan yang bisa dipakai pembaca hari itu adalah meninjau kembali anggaran belanja pangan, bahan bakar rumah tangga, sewa, pendidikan, dan jasa; data 3,08 persen untuk inflasi tahun kalender dapat menjadi patokan tambahan saat menghitung kebutuhan sampai akhir tahun.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.