BI dan Pemkab Buleleng Bahas Strategi Pemerataan Ekonomi Bali Utara
Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Buleleng membahas tiga strategi pemerataan ekonomi: konektivitas utara–selatan, pariwisata berkelanjutan, serta hilirisasi sektor kelautan, perikanan, dan pertanian.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Kantor Bupati Buleleng — Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Forum Diskusi Strategis BALINOMICS Triwulan III pada 5 November 2026 di Buleleng. Forum itu membahas strategi pemerataan ekonomi Bali Utara dan Bali Selatan.
Mengapa ini penting: Pembahasan ini menjadi dasar arah penguatan konektivitas, pariwisata, dan sektor produksi yang memengaruhi pemerataan kegiatan ekonomi di Bali Utara.
Dalam forum tersebut, BI mendorong Bali Utara berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pembahasan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan dari tingkat provinsi dan pusat.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Achris Sarwani mengatakan pariwisata tetap menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Bali. Pengembangannya, menurut dia, perlu berjalan bersama pemerataan investasi dan pembangunan infrastruktur.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Asisten II Sekretariat Daerah Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, menyampaikan tiga strategi utama. Strategi itu mencakup penguatan konektivitas Bali Utara–Bali Selatan, pengembangan pariwisata Bali Utara yang berkualitas dan berkelanjutan, serta peningkatan nilai tambah sektor kelautan, perikanan, dan pertanian melalui hilirisasi.
Forum tersebut juga menyoroti penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah serta sektor produksi komoditas pangan. Pengembangan industri pengolahan berbasis hasil pertanian dan kelautan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan memperluas lapangan kerja.
Menurut Pemerintah Kabupaten Buleleng, penguatan konektivitas perlu didukung penataan kawasan, pengembangan sumber daya manusia, dan penyediaan infrastruktur. Konektivitas antara sektor pariwisata, kelautan, dan pertanian disebut sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi Buleleng.
BI menyatakan pemerataan investasi dan pembangunan antara Bali Utara dan Bali Selatan masih menjadi pekerjaan bersama. Melalui BALINOMICS, pemerintah daerah, BI, akademisi, dan pelaku usaha diharapkan merumuskan langkah konkret untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi di Bali Utara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kabupaten/Kota
SIM Keliling Layani Tiga Kabupaten Bali pada 5 November 2026
Layanan SIM Keliling pada Kamis, 5 November 2026, tersedia di Badung, Tabanan, dan Buleleng. Pemohon membawa dokumen SIM dan surat keterangan yang dip…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





