Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

BI dan Pemkab Buleleng Bahas Strategi Pemerataan Ekonomi Bali Utara

Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Buleleng membahas tiga strategi pemerataan ekonomi: konektivitas utara–selatan, pariwisata berkelanjutan, serta hilirisasi sektor kelautan, perikanan, dan pertanian.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara garis pantai berpasir dengan deretan perahu jukung dan rimbunnya pohon kelapa.
Ilustrasi: Pemandangan udara garis pantai berpasir dengan deretan perahu jukung dan rimbunnya pohon kelapa. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Kantor Bupati Buleleng — Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Forum Diskusi Strategis BALINOMICS Triwulan III pada 5 November 2026 di Buleleng. Forum itu membahas strategi pemerataan ekonomi Bali Utara dan Bali Selatan.

Mengapa ini penting: Pembahasan ini menjadi dasar arah penguatan konektivitas, pariwisata, dan sektor produksi yang memengaruhi pemerataan kegiatan ekonomi di Bali Utara.

Dalam forum tersebut, BI mendorong Bali Utara berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pembahasan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan dari tingkat provinsi dan pusat.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Achris Sarwani mengatakan pariwisata tetap menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Bali. Pengembangannya, menurut dia, perlu berjalan bersama pemerataan investasi dan pembangunan infrastruktur.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Asisten II Sekretariat Daerah Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, menyampaikan tiga strategi utama. Strategi itu mencakup penguatan konektivitas Bali Utara–Bali Selatan, pengembangan pariwisata Bali Utara yang berkualitas dan berkelanjutan, serta peningkatan nilai tambah sektor kelautan, perikanan, dan pertanian melalui hilirisasi.

Forum tersebut juga menyoroti penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah serta sektor produksi komoditas pangan. Pengembangan industri pengolahan berbasis hasil pertanian dan kelautan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan memperluas lapangan kerja.

Menurut Pemerintah Kabupaten Buleleng, penguatan konektivitas perlu didukung penataan kawasan, pengembangan sumber daya manusia, dan penyediaan infrastruktur. Konektivitas antara sektor pariwisata, kelautan, dan pertanian disebut sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi Buleleng.

BI menyatakan pemerataan investasi dan pembangunan antara Bali Utara dan Bali Selatan masih menjadi pekerjaan bersama. Melalui BALINOMICS, pemerintah daerah, BI, akademisi, dan pelaku usaha diharapkan merumuskan langkah konkret untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi di Bali Utara.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.