Bali Aktual

Kamis, 5 November 2026

Bupati Badung Selaraskan Program DPD LPM Badung

Bupati Badung menerima audiensi DPD LPM Badung pada 3 November 2026 untuk menyelaraskan rencana rakerda dan 12 bidang program kerja periode 2025–2030.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku catatan spiral terbuka dengan pulpen dan tanaman hias kecil di atas meja putih.
Ilustrasi: Buku catatan spiral terbuka dengan pulpen dan tanaman hias kecil di atas meja putih. · Foto: Tirachard Kumtanom / Pexels

Mangupura — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Kabupaten Badung di ruang rapat Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Selasa, 3 November 2026. Pertemuan itu membahas rencana rapat kerja daerah (rakerda) dan penyelarasan program kerja.

Ketua DPD LPM Badung I Putu Putra Jaya Wardana memaparkan 12 bidang program kerja untuk periode 2025–2030. Bidang tersebut meliputi hukum, seni dan budaya, ekonomi dan UMKM, pariwisata, lingkungan dan kesehatan, pendidikan dan pelatihan, ketahanan pangan, teknologi informasi, pemuda dan olahraga, hubungan masyarakat, pertanian, serta pemberdayaan perempuan.

Adi Arnawa didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa. Dari DPD LPM Badung, Putra Jaya Wardana hadir bersama jajaran pengurus untuk menjelaskan kesiapan rakerda.

Program LPM Badung diarahkan masuk ke kebutuhan warga

Beberapa rencana yang dipaparkan mencakup pembentukan Lembaga Bantuan Hukum, sarasehan kerukunan umat beragama, pengembangan pariwisata agro Badung Utara, penanganan sampah berbasis sumber, pelatihan bahasa Inggris, penguatan UMKM melalui pemasaran digital, dan pengembangan podcast resmi LPM Badung.

Bupati Badung menyambut program tersebut karena dinilai sejalan dengan visi dan misi pembangunan pemerintah daerah. Ia meminta DPMD memfasilitasi penyampaian dan penyelarasan program dengan LPM di desa dan kelurahan agar pelaksanaannya lebih cepat serta efektif.

Bagi pembaca di Badung, perubahan yang perlu dicatat hari ini adalah arah kerja LPM yang mulai disusun bersama Pemkab Badung, bukan hanya sebagai agenda organisasi. Program ekonomi dan UMKM, pariwisata, lingkungan, pertanian, serta pemberdayaan masyarakat akan menjadi bagian dari pembahasan rakerda dan koordinasi berikutnya.

Adi Arnawa juga meminta komitmen aktif LPM untuk membantu pemerintah daerah menghadapi alih fungsi lahan. Salah satu dorongan yang disebutkan adalah mengajak generasi muda di Kabupaten Badung menjadi petani modern untuk menjaga ketahanan pangan daerah.

Sumber laporan tidak menyebutkan tanggal pelaksanaan rakerda ataupun tenggat penerapan setiap program. Karena itu, pembaca belum mendapat jadwal layanan, tarif, atau jalur baru yang berlaku di desa dan kelurahan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.