Pendakian Gunung Abang Ditutup Sementara 21 dan 26 September 2026
Pendakian ke Gunung Abang di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, ditutup sementara pada 21 dan 26 September 2026 karena kawasan digunakan untuk Bhakti Pakelem di Puncak Gunung Abang dan Segara Danu serta puncak Karya Agung Madewasraya…
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Gunung Abang, Kabupaten Bangli — Jalur pendakian menuju Puncak Gunung Abang di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, ditutup sementara selama dua hari pada Senin, 21 September 2026 dan Sabtu, 26 September 2026, karena kawasan ini digunakan untuk rangkaian upacara Karya Agung Madewasraya di Pura Tuluk Biyu Batur, termasuk pelaksanaan Bhakti Pakelem di Puncak Gunung Abang dan Segara Danu serta puncak karya.
Penutupan sementara ini disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Abang Erawang, Nengah Suratnata, yang mengelola jalur pendakian Gunung Abang. Menurut Suratnata, pendakian ditutup khusus pada 21 September saat pelaksanaan Bhakti Pakelem di Puncak Gunung Abang dan Segara Danu, serta pada 26 September saat puncak Karya Agung Madewasraya dan Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat di Pura Tuluk Biyu Batur.
Suratnata menjelaskan, penutupan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kekhusyukan rangkaian upacara keagamaan yang melibatkan kawasan Gunung Abang sebagai salah satu titik upacara. Selama dua hari tersebut, jalur pendakian diharapkan steril dari aktivitas wisatawan maupun pendaki agar seluruh prosesi ritual dapat berlangsung tertib.
Ia menegaskan, di luar dua tanggal tersebut, pendakian Gunung Abang tetap dibuka seperti biasa bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati jalur pendakian dan panorama Danau Batur dari puncak. Pengelola meminta calon pendaki menyesuaikan rencana perjalanan dan menghormati jadwal upacara yang telah ditetapkan.
Informasi penutupan sementara ini sejalan dengan jadwal Karya Agung Madewasraya di Pura Tuluk Biyu Batur. Rangkaian upacara telah dimulai sejak akhir Agustus dan berlangsung hingga awal Oktober 2026. Dalam jadwal yang disampaikan panitia, Bhakti Pakelem dilaksanakan pada 21 September di dua lokasi, yaitu Gunung Abang dan Segara Danu Batur, sedangkan puncak karya digelar pada 26 September 2026 dan nyineb karya pada 6 Oktober.
Gunung Abang yang berada di sekitar kawasan Danau Batur menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian upacara tersebut. Kawasan pegunungan dan danau di Kintamani, termasuk Pura Tuluk Biyu Batur, memegang peran sentral dalam praktik keagamaan masyarakat setempat yang mengaitkan pelestarian alam danau dan pegunungan dengan kegiatan yadnya.
Pengelola jalur pendakian mengimbau wisatawan dan pendaki untuk memperhatikan informasi penutupan sementara ini sebelum berkunjung. Penyesuaian jadwal pendakian dinilai penting agar kegiatan wisata tetap berjalan selaras dengan agenda upacara keagamaan yang sedang berlangsung di kawasan Gunung Abang dan Danau Batur.
Sumber
Berita berikutnya

Purnama Kapat 26 September 2026: Makna, Persembahyangan, dan Dana Punia
Purnama Kapat tahun 2026 jatuh pada Sabtu, 26 September 2026, saat bulan penuh dalam Sasih Kapat atau bulan keempat kalender Bali.
Baca juga



