Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

Pohon Aren Tumbang, Pelinggih Pangaruman di Taro Kaja Rusak

Pohon aren setinggi sekitar 20 meter tumbang dan merusak Pelinggih Pangaruman serta tembok penyengker Pura Kerta Sari di Taro Kaja, Gianyar, pada 4 November 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bagian atas pohon palem berdaun hijau rimbun yang ditumbuhi tanaman paku.
Ilustrasi: Bagian atas pohon palem berdaun hijau rimbun yang ditumbuhi tanaman paku. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Taro Kaja — Pohon aren setinggi sekitar 20 meter tumbang dan menimpa Pelinggih Pangaruman di Pura Kerta Sari, Desa Taro Kaja, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, pada Rabu, 4 November 2026. Bangunan suci itu rusak parah, sedangkan tembok penyengker mengalami kerusakan sepanjang sekitar 3 meter.

Mengapa ini penting: Kerusakan Pelinggih Pangaruman dan tembok penyengker membuat warga harus menjalankan prosesi adat sebelum perbaikan fisik berdasarkan kesepakatan adat.

Peristiwa tersebut terjadi ketika cuaca cerah tanpa hujan dan angin kencang. Penyebab pohon tumbang belum diketahui. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu, menurut NusaBali dan Tribun Bali.

Pada hari yang sama, warga bersama prajuru adat melaksanakan prosesi Ngingsiran, Ngelinggihang Ring Pangaruman, dan Ngeseng Pelinggih. I Wayan Warka mengatakan prosesi itu merupakan bagian dari tata cara adat dan keagamaan setelah tempat suci tertimpa pohon.

Kelian Adat Desa Taro Kaja, Kertayasa, mengatakan rangkaian upacara tersebut menjadi langkah awal penanganan bangunan yang terdampak. Perbaikan fisik Pelinggih Pangaruman dan tembok penyengker akan dilakukan berdasarkan kesepakatan adat.

Penanganan bangunan

Prosesi adat melibatkan prajuru adat dan masyarakat setempat. Peristiwa ini baru diketahui warga pada Rabu sore karena pura berada di kawasan hutan yang jauh dari permukiman, menurut Bali Tribune.

Kerusakan pada Pelinggih Pangaruman menjadi bagian utama penanganan pascakejadian. Warga dan prajuru adat lebih dulu menjalankan rangkaian upacara sebelum perbaikan fisik bangunan dilakukan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.