Bali Aktual

Rabu, 4 November 2026

Puncak Piodalan Sigaran Berlangsung, Rangkaian Karya hingga Desember

Puncak Piodalan Padudusan Agung di Desa Adat Sigaran, Abiansemal, Badung, berlangsung 2 November 2026. Rangkaian karya melibatkan 2.425 jiwa dan dijadwalkan berakhir 16 Desember 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kompleks pura tradisional Bali dengan pelataran berumput dan beberapa orang beraktivitas.
Ilustrasi: Kompleks pura tradisional Bali dengan pelataran berumput dan beberapa orang beraktivitas. · Foto: Sergei Starostin / Pexels

Mangupura — Desa Adat Sigaran Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, menggelar puncak Piodalan Padudusan Agung di Pura Desa dan Pura Puseh pada 2 November 2026. Puncak ini menjadi bagian dari rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini.

Rangkaian karya tersebut melibatkan pangempon pura dari 109 paon, dengan cakupan 430 kepala keluarga atau 2.425 jiwa. Pelaksanaannya didasarkan pada Tawur Balik Sumpah Utama dan dipuput tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Griya Cau Belayu, Ida Pedanda Gede Gria Dalem Sibanggede, dan Ida Pedanda Ulun Uma.

Manggala Karya Wayan Suja menyebut rangkaian upacara telah dimulai sejak 27 Agustus 2026. Tahapannya mencakup atur piuning, dharma wacana, nyukat genah, melaspas, nyengker setra, netegan nyangling, mendak tirta, hingga yasa kerti.

Rangkaian karya masih berjalan hingga 16 Desember 2026

Bagi krama dan pembaca yang berkegiatan di sekitar Mekar Bhuwana, informasi utama hari ini adalah puncak upacara sudah berlangsung, tetapi seluruh karya belum selesai. Krama Desa Adat Sigaran masih melanjutkan tahapan upacara sesuai tata cara yang telah ditetapkan.

Desa adat merupakan kesatuan masyarakat hukum adat Bali. Dalam karya ini, keterlibatan 109 paon dan 430 kepala keluarga menunjukkan skala partisipasi krama setempat dalam pelaksanaan upacara di dua pura desa.

Rangkaian karya dijadwalkan berakhir pada 16 Desember 2026. Tidak ada perubahan tarif, penutupan jalur, atau jadwal layanan umum yang disebutkan dalam laporan. Pembaca yang hendak menuju kawasan Pura Desa dan Pura Puseh perlu memperhatikan berlangsungnya tahapan upacara sampai tanggal tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.