Pagerwesi 2026 Jatuh pada 4 November, Buleleng Rayakan dengan Tradisi Mujung
Hari Raya Pagerwesi 2026 jatuh pada Rabu, 4 November, empat hari setelah Saraswati. Di Buleleng, umat Hindu merayakannya dengan skala menyerupai Galungan dan tradisi mujung.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Singaraja — Hari Raya Pagerwesi jatuh pada Rabu, 4 November 2026. Di Buleleng, Bali Utara, umat Hindu merayakannya dengan skala yang menyerupai Galungan.
Mengapa ini penting: Warga Buleleng dapat mengikuti rangkaian Pagerwesi mulai 31 Oktober hingga 4 November 2026, termasuk tradisi mujung ke makam kerabat.
Menurut Pemerintah Provinsi Bali sebagaimana dikutip detikBali, masyarakat Buleleng yang bekerja di luar daerah biasanya pulang kampung dan mendatangi makam kerabat untuk menghaturkan persembahan. Tradisi itu dikenal sebagai mujung atau munjung.
Rangkaian Pagerwesi
Pagerwesi merupakan bagian dari rangkaian lima hari yang dimulai dengan Hari Raya Saraswati pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Setelah Saraswati, rangkaian berlanjut dengan Banyu Pinaruh pada 1 November, Soma Ribek pada 2 November, dan Sabuh Mas pada 3 November.
Menurut detikBali, Pagerwesi menjadi puncak rangkaian tersebut. Hari suci ini diperingati setiap Buda Kliwon wuku Sinta dalam siklus kalender Bali yang berlangsung 210 hari.
Kalender Bali Digital, yang dikutip Liputan6, juga mencatat Pagerwesi pada 4 November 2026. Bank Indonesia mencantumkan tanggal yang sama dalam kalender hari libur dan cuti bersama 2026.
Tradisi mujung
Dalam tradisi mujung, keluarga menziarahi makam kerabat dan menghaturkan punjung bagi anggota keluarga yang belum menjalani upacara ngaben. Praktik ini menjadi salah satu ciri perayaan Pagerwesi di Buleleng, terutama di Singaraja.
Perayaan Pagerwesi di Buleleng berbeda dari pelaksanaan di sebagian wilayah Bali yang berlangsung lebih sederhana. Di Buleleng, kepulangan warga dan ziarah ke makam membuat hari suci ini menjadi perayaan keluarga dan komunitas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
Buleleng Catat 1.014 Balita Stunting hingga Oktober 2026
Sebanyak 1.014 balita di Kabupaten Buleleng mengalami stunting per Oktober 2026. Angka itu setara 3,47 persen dari 29.183 balita, sehingga orang tua d…
Terbaru di Budaya

Baca juga





