Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

Kalender Bali Menilai Sejumlah Kegiatan Tidak Baik 6 November

Kalender Bali menyebut Jumat, 6 November 2026 sebagai Sukra Paing Sinta. Menanam padi, pernikahan, ngaben, membangun rumah, serta sejumlah Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya dinilai tidak baik.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah orang-orangan sawah jerami bertopi caping berdiri di petak sawah berlumpur.
Ilustrasi: Sebuah orang-orangan sawah jerami bertopi caping berdiri di petak sawah berlumpur. · Foto: hartono subagio / Pexels

Denpasar — Kalender Bali menetapkan Jumat, 6 November 2026 sebagai Sukra Paing Sinta, dengan sejumlah kegiatan dinilai tidak baik dilakukan pada hari itu.

Menurut perhitungan ala ayuning dewasa yang dikutip dari kalenderbali.org, menanam padi dan kacang-kacangan masuk kegiatan yang tidak baik. Penilaian serupa berlaku untuk pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben, serta membangun rumah.

Kalender juga mencatat kegiatan Manusa Yadnya—rangkaian upacara untuk manusia, seperti wiwaha, mapandes, dan potong rambut—serta Pitra Yadnya, yakni upacara berkaitan dengan leluhur seperti penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, dan ngasti, sebagai kegiatan yang tidak baik pada hari tersebut.

Catatan kalender berlaku bagi kegiatan adat di Bali

Ala ayuning dewasa dipakai masyarakat Hindu di Bali untuk mempertimbangkan baik dan buruknya waktu bagi kegiatan adat serta ritual. Pada 6 November 2026, Asuajeg Munggah mencatat kegiatan menanam padi dan kacang-kacangan sebagai hal yang tidak baik, sedangkan membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut dinilai baik.

Carik Walangati mencatat pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben, dan membangun rumah sebagai kegiatan yang tidak baik. Salah Wadi juga memuat larangan penilaian untuk Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Kalender Bali menjadi panduan waktu; untuk keputusan ritual adat atau pernikahan, laporan tersebut menyarankan berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Bagi krama di Denpasar dan kabupaten/kota lain di Bali, perubahan yang perlu diperhatikan pada hari itu adalah penjadwalan kegiatan: menanam padi atau kacang-kacangan, pernikahan, ngaben, pembangunan rumah, serta kegiatan Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya dinilai tidak baik menurut kalender Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.