Pemprov Bali Tambah Penyertaan Modal Rp445 Miliar ke Bank BPD Bali
Pemerintah Provinsi Bali menambah penyertaan modal sebesar Rp445 miliar ke Bank BPD Bali melalui setoran tunai dan inbreng tanah.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali menambah penyertaan modal sebesar Rp445 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah Bali untuk memperkuat permodalan dan ekspansi pembiayaan pada 2026.
Tambahan modal itu terdiri atas Rp300 miliar dalam bentuk setoran tunai dan Rp145 miliar berupa inbreng aset tanah milik pemerintah provinsi di kawasan Renon yang telah dinilai secara independen.
Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menjelaskan penambahan modal dari pemegang saham, termasuk Pemerintah Provinsi Bali, diarahkan untuk memperkuat modal inti, menjaga rasio kecukupan modal, dan mendukung rencana bank naik kelas ke Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dengan modal dasar Rp7 triliun pada 2026.
Menurut Sudharma, komitmen pemegang saham untuk menaikkan kelas bank telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Desember 2025. Ia menyebut pada Januari 2026 Pemerintah Kabupaten Badung menambah modal Rp300 miliar, disusul komitmen tambahan modal Rp445 miliar dari Pemerintah Provinsi Bali yang saat ini masih menunggu rampungnya peraturan daerah tentang penambahan penyertaan modal.
Struktur dan tujuan penyertaan modal
Gubernur Bali Wayan Koster dalam penjelasan Ranperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah menyatakan total nilai penyertaan modal daerah ke Bank BPD Bali sebesar Rp445 miliar.
Penyertaan itu berupa modal uang Rp300 miliar yang bersumber dari kerja sama pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Nusa Dua seluas sekitar 39,8 hektare, serta inbreng aset tanah di Renon senilai Rp145 miliar.
Koster menyampaikan penyertaan modal ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan ekonomi daerah, memperkuat peran bank daerah dalam pembiayaan sektor produktif, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, serta memperkuat layanan keuangan pemerintah daerah dan transformasi digital bank.
Menurut Koster, dengan tambahan penyertaan Rp445 miliar tersebut, porsi kepemilikan saham Pemerintah Provinsi Bali di Bank BPD Bali mencapai sekitar 40 persen.
Kinerja dan target Bank BPD Bali
Bank BPD Bali membukukan laba bersih sebesar sekitar Rp1,1 triliun pada tahun buku 2025, didukung pertumbuhan kredit 9,51 persen dengan total kredit sekitar Rp25 triliun dan rasio kredit bermasalah (NPL gross) 0,80 persen.
Dalam pemaparan kinerja 2025, Sudharma menjelaskan pertumbuhan laba didorong ekspansi kredit produktif dan pembiayaan UMKM, dengan komposisi kredit produktif sekitar 60 persen dari total portofolio.
Sudharma menargetkan pada 2026 kredit tumbuh kurang lebih 9 persen dengan asumsi portofolio kredit mencapai sekitar Rp27,14 triliun, tetap dengan prinsip kehati-hatian. Target tersebut disusun dalam rencana bisnis bank yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan sejalan dengan agenda penguatan modal dan persiapan naik kelas ke KBMI 2.
Bank BPD Bali juga menjaga indikator kehati-hatian melalui rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang pada 2025 berada di kisaran 29 persen serta NPL gross yang terjaga di bawah 1 persen.
Dampak tambahan modal bagi perbankan daerah
Pemerintah Provinsi Bali menyebut penyertaan modal Rp445 miliar ke Bank BPD Bali berpotensi memberikan imbal hasil bagi pendapatan daerah, sekaligus meningkatkan kapasitas bank dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif dan mendukung proyek strategis di daerah.
Penambahan modal ini juga dipandang memperkuat ketahanan risiko bank di tengah kebutuhan pembiayaan yang meningkat dan dinamika ekonomi daerah, termasuk sektor pariwisata dan usaha kecil.
Sumber
- Detik Bali - Pemprov Bali Suntik Modal Rp 445 Miliar ke BPD Bali
- NusaBali - Pemprov Ajukan Tambahan Penyertaan Modal Rp 445 M ke Bank BPD Bali
- Bisnis Indonesia Bali - Pemprov Bali Tambah Penyertaan Modal Rp445 Miliar ke BPD Bali
- Lintas Cakrawala News - Penambahan Penyertaan Modal ke BPD Bali, Gubernur Koster Jaga Keberlanjutan Ekonomi
- Radar Buleleng - Pemprov Bali Suntik Modal Rp 445 Miliar ke BPD Bali, Saham Masih di Bawah Badung
- Bank BPD Bali - Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif
- Bali Post - Pemprov Tambah Penyertaan Modal Bank BPD Bali
- Infobanknews - Modal Jumbo Rp445 Miliar Siap Disuntikkan ke BPD Bali, Ini Sasarannya
- BCA Sekuritas - Laba Bank BPD Bali Tembus Rp1,1 Triliun Pada 2025
Berita berikutnya
169 Kopdes Merah Putih di Bali Sudah Aktif Berusaha
Dinas Koperasi dan UKM Bali mencatat 169 dari 716 Kopdes Merah Putih berbadan hukum di provinsi itu sudah menjalankan kegiatan usaha. Pemerintah daera…

