Bali Aktual

Senin, 21 September 2026

Koster Dorong Ekonomi Kerthi Bali Dikaji di FEB Udayana

Gubernur Bali Wayan Koster mendorong konsep Ekonomi Kerthi Bali diperkenalkan dan dikaji di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana saat Dies Natalis ke-59, serta menawarkan kuliah umum sebagai ruang dialog dengan sivitas akademika.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Udayana University Bukit Jimbaran Campus, Bali, Indonesia.
Foto arsip: Udayana University Bukit Jimbaran Campus, Bali, Indonesia. · Foto: Yoshi Canopus / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster mendorong konsep Ekonomi Kerthi Bali diperkenalkan dan dikaji di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) saat puncak Dies Natalis ke-59 fakultas tersebut pada Selasa, 1 September 2026.

Menurut laporan RRI, Koster menilai FEB Unud memiliki posisi strategis dalam pembangunan Bali dan hubungan antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Universitas Udayana selama ini terjalin baik.

Dalam forum itu, Koster menyebut Ekonomi Kerthi Bali sebagai gagasan yang relevan dikembangkan di lingkungan FEB Unud dan telah dituangkan dalam sebuah buku.

Konsep tersebut dinilai penting untuk diketahui dosen dan mahasiswa karena berkaitan dengan karakter dan potensi lokal Bali.

Ia juga menyatakan kesediaan memberikan kuliah umum mengenai Ekonomi Kerthi Bali di FEB Unud sebagai ruang dialog dengan sivitas akademika.

Dari gagasan kebijakan ke ruang akademik

Dalam pemberitaan RRI dan Pemerintah Provinsi Bali, Koster mendorong agar Ekonomi Kerthi Bali diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan kampus, khususnya FEB Unud.

Ia berharap konsep tersebut dikenalkan di kampus agar pengetahuan yang dibangun dosen dan mahasiswa menyatu dengan karakter serta potensi daerah Bali.

Pojokbali melaporkan, Koster menyampaikan gagasan Ekonomi Kerthi Bali di hadapan sivitas akademika FEB Unud yang sedang memperingati Dies Natalis ke-59 dan menyebut konsep itu sebagai kerangka berpikir yang relevan untuk dikaji lebih dalam.

Dalam pidato yang dikutip laman resmi Pemerintah Provinsi Bali, dorongan pengenalan Ekonomi Kerthi Bali ditempatkan dalam kerangka besar visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun.

Pemerintah Provinsi Bali menjelaskan Ekonomi Kerthi Bali sebagai ekonomi untuk mewujudkan Bali berdikari, berlandaskan nilai filosofi Sad Kerthi dan menerapkan sejumlah prinsip yang menekankan pemuliaan sumber daya lokal, keberlanjutan, teknologi digital, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

Posisi FEB Unud dan capaian akademik

Dekan FEB Unud Prof. Dr. Ni Putu Wiwin Setyari, dalam keterangan yang dikutip laman Pemerintah Provinsi Bali, menyatakan fakultas yang dipimpinnya telah berkembang menjadi salah satu fakultas ekonomi terkemuka di kawasan Indonesia Timur.

Ia menyebut ribuan lulusan FEB Unud telah terserap di berbagai sektor dan dari sisi akademik, 10 dari 12 program studi di FEB Unud telah memperoleh akreditasi unggul.

Pojokbali menulis, dalam kesempatan Dies Natalis ke-59 itu, dekan mengajak sivitas akademika menerjemahkan tema peringatan, “Empowering Collective Impact: Driving Change Beyond Limits, Together as One,” ke dalam aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ruang kontribusi ke depan

Dorongan Koster agar Ekonomi Kerthi Bali dikenalkan dan dikaji di FEB Unud menunjukkan keinginan pemerintah daerah melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan gagasan pembangunan jangka panjang.

Melalui tawaran kuliah umum dan ajakan kajian akademik, ruang kontribusi FEB Unud berada pada ranah pemikiran, diskusi, dan penguatan basis data serta analisis atas konsep tersebut.

Laman Pemerintah Provinsi Bali menjelaskan Ekonomi Kerthi Bali telah dijadikan percontohan transformasi perekonomian oleh Kementerian PPN/Bappenas menjadi Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali membangun Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, Sejahtera, yang mulai dilaksanakan pada 2022.

Dengan latar itu, ajakan Koster agar konsep Ekonomi Kerthi Bali masuk lingkungan kampus menjadi bagian dari upaya menyinergikan kebijakan pembangunan daerah dengan kajian akademik di FEB Unud.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.