Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Sanggar Eka Kencana Bawakan Semar Pegulingan di PKB XLVIII 2026

Sanggar Eka Kencana dari Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, dijadwalkan membawakan pergelaran Semar Pegulingan dalam agenda Rekasadana di Kalangan Ratna Kanda pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Bali musicians.
Foto arsip: Bali musicians. · Foto: dboy / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

DenpasarSanggar Eka Kencana dari Banjar Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, akan menampilkan gamelan Semar Pegulingan dalam pergelaran Rekasadana di Kalangan Ratna Kanda pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 sebagai duta Kabupaten Gianyar.

Agenda resmi PKB XLVIII 2026 mencatat pergelaran bertajuk Rekasadana (Pergelaran) Semar Pagulingan oleh Sanggar Eka Kencana di Kalangan Ratna Kanda pada 7 Juli 2026 pukul 15.00 Wita.

Pementasan ini menjadi salah satu ruang bagi seniman desa untuk memperkenalkan kembali musik tradisional yang lahir dari lingkungan istana ke panggung publik. Menurut jadwal PKB, Semar Pegulingan juga hadir dalam bentuk lain, seperti lomba Taman Penasar oleh Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjung Biru dari Tanjung Benoa sebagai duta Kabupaten Badung.

Semar Pegulingan dan akar tradisi istana

Semar Pegulingan dikenal sebagai salah satu barungan gamelan Bali yang terkait erat dengan repertoar istana dan lingkungan kerajaan. Kajian tentang gamelan Semara Pegulingan menyebutkan bahwa sejumlah repertoar tradisi istana di Klungkung masih dijaga oleh sekaa gamelan di Kamasan, Kabupaten Klungkung.

Dalam praktiknya, Semar Pegulingan menggunakan laras pelog dengan tujuh nada. Barungan ini lazim mengiringi tari-tari klasik dan upacara, serta berperan dalam menata suasana melalui komposisi yang lembut dan berlapis.

Pengakuan terhadap gamelan sebagai warisan budaya takbenda menguat setelah UNESCO menetapkan gamelan sebagai elemen "Gamelan" pada Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2021. Penetapan itu mencakup berbagai tradisi gamelan di Indonesia, termasuk gamelan Bali.

PKB sebagai ruang pelestarian

Pesta Kesenian Bali ke-48 tahun 2026 memuat sejumlah kegiatan yang menempatkan gamelan dan seni tradisi sebagai fokus pergelaran. Jadwal resmi PKB menunjukkan berbagai agenda yang memadukan revitalisasi kesenian klasik, lomba, parade, hingga sendratari kolosal di berbagai panggung, termasuk Kalangan Ratna Kanda dan Gedung Ksirarnawa.

Dalam jadwal tersebut, Rekasadana (Pergelaran) Semar Pegulingan oleh Sanggar Eka Kencana menjadi salah satu mata acara yang menampilkan barungan Semar Pegulingan dari Desa Bedulu sebagai duta Gianyar. Sementara itu, duta Badung menampilkan Taman Penasar dengan basis gamelan Semar Pegulingan Sekar Tunjung Biru, menunjukkan bahwa barungan ini hidup di beberapa wilayah Bali.

Pakem pelestarian gamelan menjadi perhatian dalam narasi pengakuan UNESCO. Dokumen keputusan UNESCO menekankan bahwa gamelan terus diturunkan antargenerasi melalui pendidikan formal dan nonformal, serta tetap hadir dalam ritual keagamaan dan peristiwa publik.

Pelestarian di tingkat komunitas

Pengalaman sanggar di berbagai daerah menunjukkan bahwa pelestarian gamelan tidak hanya bergantung pada panggung festival, tetapi juga pada aktivitas rutin di desa adat. Kisah Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjung Biru di Tanjung Benoa, misalnya, menggambarkan bagaimana komunitas seniman lokal membangun sekaa sejak 2005 dan mengembangkan repertoar Semar Pegulingan melalui latihan dan pementasan.

Pementasan Semar Pegulingan dalam agenda PKB XLVIII 2026, termasuk oleh Sanggar Eka Kencana, memperlihatkan kesinambungan antara upaya pelestarian di tingkat desa dan dukungan program pemerintah provinsi. Kehadiran Semar Pegulingan di panggung PKB memberi kesempatan bagi penonton untuk mengakses kembali suara gamelan yang berakar dari tradisi istana, serta menyaksikan bagaimana barungan ini beradaptasi dengan kebutuhan ekspresi masa kini.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.